Jawa Tengah & DIY

Masuk Borobudur gunakan E-Ticketing

Senin,  2 Desember 2013  −  04:53 WIB
Masuk Borobudur gunakan E-Ticketing
Ilustrasi. (Dok. Sindo)

Sindonews.com - PT Taman Wisata candi Borobudur, Prambanan dan ratu Boko meluncurkan sistem pembelian tiket baru yakni Elektronik Ticketing (E-Ticketing) di Candi Borobudur. Terobosan terbaru untuk mempermudah para wisatawan itu mulai dapat dinikmati sejak 1 Desember 2013.

Direktur TWCB, Prambanan dan Ratu Boko Ricky SP Siahaan menerangkan, sistem terbaru ini merupakan wujud sinergitas kerja sama antara TWCB, Prambanan dan Ratu Boko dengan BRI Yogyakarta yang sama-sama bergerak di bawah naungan BUMN.

Sebenarnya sistem ini, menurut Ricky, tidak jauh berbeda dengan sistem yang lama. Namun, dengan sistem ini semua hasil penjualan tiket secara otomatis akan langsung masuk ke rekening TWCB, Prambanan dan Ratu Boko yang ada di BRI. Penerapan sistem ini merupakan embrio dari sistem E- Ticketing dan Smart Ticketing secara online yang akan diterapkan pada tahun 2014 mendatang.

"Selain mempermudah wisatawan dalam pelayanan, sistem ini juga dimaksudkan merubah sistem konvensional yang ada selama ini. Mereka bisa memesan tiket secara online," ujar Ricky, seusai soft opening E-Ticketing di kompleks Candi Borobudur, Minggu 1 Desember 2013.

Demi menunjang sistem ini, berbagai persiapan mulai dilakukan di antaranya pembangunan maingate gedung pelayanan penjualan tiket masuk Candi Borobudur, menambah fasilitas kursi taman yang akan ditempatkan di sejumlah lokasi, hingga mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional di bidangnya.

"Yang menjadi fokus terpenting bagi manajemen adalah kenyamanan terbaik bagi wisatawan. Rencananya, komplek TWCB akan dibangun taman bunga yang disesuaikan dengan filosofi dari candi Budha terbesar di dunia itu," paparnya.

"Ini akan menambah daya tarik bagi wisatawan. Mereka akan mempunyai kenangan tersendiri di Candi Borobudur yang nantinya akan diceritakan kembali oleh teman, keluarga mereka dan calon pengujung lainnya," papar Ricky.

Kepala Unit TWCB, Bambang Irianto menambahkan bahwa akhir tahun ini pihaknya telah mentargetkan 150.000 orang wisatawan baik domestik dan internasional berkunjung ke Candi Borobudur.

Bambang mengatakan, mulai Januari 2014 seluruh loket tiket masuk akan diberlakukan E- Ticketing. Tidak ada lagi penjualan secara manual. Pengunjung bisa membayar tiket baik dengan cara tunai atau bahkan dengan kartu kredit.

"Selanjutnya setiap pengunjung akan diberi kartu khusus, yang kemudian digunakan untuk membuka pintu masuk menuju candi Borobudur. Jadi tidak ada lagi karcis yang disobek. Dengan adanya sistem ini, kami berharap jumlah kunjungan dapat meningkat," harapnya.

Dijelaskannya, harga tiket masuk Candi Borobudur yakni Rp30.000 per orang dewasa, sedangkan anak-anak Rp12.500 per orang.


(mhd)

views: 1.423x
shadow