Jawa Timur

Jalur alternatif Pantura rusak berat

Jum'at,  22 November 2013  −  17:37 WIB
Jalur alternatif Pantura rusak berat
Jalur alternatif Pantura yang mengalami kerusakan parah. (Foto: Arie Yoenianto/SINDO)

Sindonews.com - Para pengguna jalan alternatif Probolinggo-Malang mengeluhkan rusaknya fasilitas jalan di sepanjang ruas Ngopak-Warungdowo. Jalan yang semestinya menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur Pantura, menjadi tidak nyaman karena kondisi bergelombang.

Kondisi jalan ini juga kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Apalagi pada musim penghujan, jalan rusak serta berlubang yang tertutup genangan air menjadi licin dan becek. Tidak jarang, korban kecelakaan ini dialami para pengendara sepeda motor.

Menurut warga setempat, Salam, jalan alternatif ini sediaya sudah diperbaiki pada setahun lalu. Karena sering dilalui kendaraan dump truk yang mengangkut hasil tambang, umur jalan tersebut tidak bertahan lama.

"Truk tambang seharusnya dilarang melalui jalan tersebut. Jalan alternatif ini tetap dilalui karena untuk menghindari jembatan timbang. Muatan yang berlebih mengakibatkan jalan cepat rusak," kata Salam, Jumat (22/11/2013).

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pasuruan, Eko Suyono, meminta kepada Pemkab Pasuruan untuk memprioritaskan pembangunan jalan rusak yang menjadi penghubung antar daerah. Pola pengerjaannya juga harus dilakukan secara terpadu tanpa terputus satu sama lain.

"Pembangunan jalan seharusnya langsung menyambung antar wilayah kecamatan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan sekaligus," tandas Eko Suyono.

Terhadap jalan yang kerap dilalui kendaraan dump truk yang bukan kelas jalannya, ia meminta agar dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan pengusaha tambang untuk berpartisipasi dalam pembangunannya. Partisipasi ini sebagai bagian dari kepedulian sosial para pengusaha terhadap lingkungan sekitarnya.

"Para pengusaha pertambangan ini seharusnya ikut memikirkan kondisi disekitarnya. Tidak semata-mata mengeruk hasil bumi Pasuruan," kata Eko Suyono.

Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Pasuruan, Hari Apriyanto, mengungkapkan pembangunan jalan rusak di sepanjang ruas Ngopak-Warungdowo tersebut akan dilakukan pada tahun anggaran 2014 mendatang. Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan para pengusaha tambang untuk bekerja sama dalam pembangunan dan perawatan jalan.

"Selama ini hanya dari PT Aqua Danone yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan jalan. Kami berharap pengusaha pertambangan di kawasan Lumbang juga melakukan hal sama," kata Hari Apriyanto.


(rsa)

views: 1.064x
shadow