Jawa Tengah & DIY

Meriahkan HUT, Kodam gelar jambore keroncong

Kamis,  26 September 2013  −  01:35 WIB
Meriahkan HUT, Kodam gelar jambore keroncong
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com – Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-63, Komando Daerah Militer (Kodam) IV Diponegoro akan menggelar jambore 1.000 lagu keroncong.

Rencananya, kegiatan tersebut akan digelar selama tiga hari tiga malam, yakni pada 4-6 Oktober 2013 mendatang.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro, Kolonel (Arh) Ramses L Tobing saat acara coffee morning di Pressroom Pendam mengatakan, gelaran jambore keroncong tersebut merupakan salah satu dari rangkaian acara HUT Kodam IV Diponegoro dan HUT TNI yang ke 68.

“Itu salah satu acara terbesar kami, sebelumnya sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan, seperti donor darah, bhakti sosial, karya bhakti dan lain-lain. Untuk jambore keroncong nanti, kita akan bekerjasama dengan Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI),” kata dia kepada wartawan, kemarin.

Tobing menambahkan, dipilihnya keroncong sebagai salah satu gelaran acara dikarenakan keprihatinan Kodam IV Diponegoro terhadap kondisi budaya tradisional saat ini.

Diakuinya, banyak budaya asli Indonesia termasuk keroncong yang mulai pudar karena terpaan budaya asing.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi itu, banyak budaya asing yang kini merajalela membuat budaya kita menjadi tidak berdaulat dan semakin ditinggalkan,” imbuhnya.

Sebab itulah ujar Tobing, Kodam IV Diponegoro merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu yang dapat bermanfaat dalam rangka menyelematkan keberdaan kesenian keroncong.

Selain itu, menyelamatkan budaya kata Tobing juga menjadi salah satu tugas TNI dalam rangka menjaga ketahanan seni dan budaya bangsa.

“Semoga dengan kegiatan ini, dapat menjadi penyemangat ke depan untuk mengembalikan kedaulatan budaya Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, langkah Kodam IV Diponegoro menggelar jambore 1000 lagu keroncong mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka mengatakan, upaya itu menjadi bukti kepedulian Kodam terhadap kesenian tradisional Indonesia.

“Itu langkah yang sensasional, Kodam IV Diponegoro layak mendapatkan acungan jempol karena telah peduli terhadap kelestarian budaya tradisional ditengah arus budaya asing saat ini,” kata Ketua Dewan Kesenian Semarang, Mulyo Hadi Purnomo.

Mulyo menambahkan, kegiatan jambore 1000 lagu keroncong yang akan digelar oleh Kodam IV Diponegoro adalah hal yang sangat kreatif dan menarik.

Dengan kemasan yang sangat menarik itu, ia yakin masyarakat akan tertarik untuk menyaksikan gelaran akbar tersebut.

Selain itu Mulyo berharap, langkah Kodam IV Diponegoro dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lain dalam memperhatikan seni budaya bangsa. Sebab selama ini, pemerintah dinilai masih kurang memperhatikan nasib seni dan budaya bangsa, terutama kesenian tradisional.

“Semoga ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain agar mau dan tergerak menggelar acara serupa. Kodam IV saja yang notabene tidak memiliki kepentingan secara langsung mau melaksanakan, kenapa yang lain tidak?” pungkasnya.


(lns)

views: 1.299x
shadow