Jawa Barat & Banten

Bentrok buruh PT Fuji Seat, 2 luka tembak

Senin,  23 September 2013  −  21:01 WIB
Bentrok buruh PT Fuji Seat, 2 luka tembak
Ilustrasi (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Aksi demo ratusan buruh PT Fuji Seat diwarnai kericuhan. Dua orang buruh terluka di bagian pelipis kiri, dan kepala bagian belakang akibat tembakan gas air mata yang langsung diarahkan ke massa.

"Sekira pukul 11.30 WIB, massa aksi yang berjumlah sekitar 150 orang berkonsentrasi di gerbang III PT. Fuji Seat, dan sebagian lagi memarkir motor di gerbang I perusahaan," ujar Koordinator Aksi Serikat Buruh Kerakyatan (Serbuk) Khamid Istahori, kepada wartawan, Senin (23/9/2013).

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jendral KSN ini menambahkan, sekira Pukul 13.00 WIB, tim perunding bertemu dengan HRD perusahaan untuk menyampaikan tuntutan dan mengalami deadlock, karena perusahaan menolak semua tuntutan buruh.

"Pukul 14.00 WIB, perundingan mengalami dead lock. Akhirnya buruh meninggalkan ruang rapat perusahaan. Pukul 14.15 WIB, terjadi keributan di gerbang III perusahaan," bebernya.

Keributan terjadi karena aparat kepolisian dari Dalmas Polres Karawang memaksa buruh membubarkan diri. Padahal, saat itu perwakilan buruh dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian tentang aksi. Namun, aparat kepolisian membubarkan massa dengan paksa.

Dalam keributan itu, massa aksi dipukul dan ditendang oleh aparat Dalmas. "Kemudian polisi menembakkan senapan gas air mata ke arah massa aksi. Tembakan peluru gas air mata tersebut membuat massa aksi bubar dan lari menyelamatkan diri," terangnya.

Tidak cukup di situ, aparat kepolisi terus menembakkan peluru tanpa arah dan mengejar buruh yang tidak melakukan perlawanan. Bahkan, beberapa buruh ada yang melihat polisi menembakkan gas air mata lurus ke arah massa.

"Beberapa saksi mengatakan polisi menembakan gas air mata searah dengan posisi badan kawan-kawan buruh, tidak ke arah atas.  Dua orang mengalami luka dengan pendarahan tepat di pelipis kiri, dan luka di kepala bagian belakang," ungkapnya.


Selanjutnya...

views: 3.573x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :
shadow