Jawa Timur

Polisi buru penyuplai miras cukrik

Sabtu,  21 September 2013  −  01:36 WIB
Polisi buru penyuplai miras cukrik
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com - Pasca penangkapan penjual cukrik bernama Ismail, Warga Pakis Wetan, Surabaya, kini polisi memburu pihak penyuplai. Penyuplai itu diketahui bernama Budi.

Budi menyuplai cukrik ke sejumlah pedagang miras lainnya di Surabaya.

"Tersangka Ismail mengakui jika dia memperoleh barang dari Budi ini. Saat ini yang bersangkutan masih buron," kata Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti, Jumat (20/9/2013).

Ia menjelaskan, pada Kamis (19/9/2013) pihaknya telah merazia enam penjual yang biasa menerima suplai Cukrik dari Budi di sejumlah wilayah Surabaya seperti Jagir, Jarak dan Kertajaya.

Dari enam orang tersebut, Korps berseragam coklat ini juga menyita sejumlah barang bukti. dari tangan Giman polisi menyita 24 botol kecil cukrik, Topik terdapat 18 Botol tanggung dan 2 botol besar, Ali terdapat 13 botol tanggung dan 1 botol besar, Nurdianto terdapat 10 botol besar, Faizal Riza terdapat 12 botol besar dan 8 botol tanggung. Selanjutnya, dari tangan Sarun polisi juga menyita 10 botol tanggung.

"Keenam penjual itu ditangkap dengan pasal penyalahgunaan, namun jika ada laporan ada korban dari miras yang mereka jual, polisi akan menaikkan jeratan pasalnya. Karena miras yang mereka jual hampir sama dengan milik Ismail," tambah Manang.

Hingga sore ini, sudah ada 11 orang tewas akibat menenggak miras cukrik. Miras yang biasa disebut arak beras ini dioplos dengan berbagai minuman bersoda dan berakohol lainnya.

Sebagian besar korban tewas setelah membeli miras kepada Ismail, warga Pakis Wetan.



(lns)

views: 1.956x
shadow