Pilkada

Pilkada Dairi

5 anggota KPU Dairi diadukan ke DKPP

Rabu,  21 Agustus 2013  −  20:06 WIB
5 anggota KPU Dairi diadukan ke DKPP
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com – Tak puas dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dairi, Sumatera Utara yang meloloskan pasangan KRA Jhonny Sitohang Adinegoro sebagai calon bupati, tim advokasi hukum paslon Matondang-Maradu Gading Lingga (LuhuMA DonganTA) menggunggat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

Ada lima anggota KPU Dairi yang dilaporkan tim advokasi paslon nomor urut empat ini. Laporan ke DKPP dipimpin Ilham Prasetya Gultom dan didampingi anggota Bukit Sitompul dan Khomaidi Hambali Siambaton.

Mereka yang dilaporkan adalah Veryanto Sitohang, Asal Padang, Tambar Malum Sagala, Surung GH Simajuntak, dan H Sudiarman Manik.

Intinya dalam laporan itu, pengadu keberatan jika KRA Jhonny Sitohang Adinegoro diloloskan sebagai calon Bupati Dairi dengan nomor urut satu.

Menurut Ilham, KR Jhony Sitohang tidak memenuhi syarat administrasi ijazah SD dan SMP. Kata Ilham, Jhonny hanya menyerahkan fotokopi surat keterangan dari Kepala SD yang tidak berpenghargaan serupa dengan ijazah SD pada umumnya.

Tidak hanya mempermasalahkan calon nomor urut satu, LuhuMA DongonTA juga keberatan dengan nomor urut dua Passiona Sihombing-Insanuddin Lingga.

Dalam kasus ini, KPU Dairi tidak melakukan verifikasi yang sah secara hukum terkait dukungan partai pendukung yakni Partai Barisan Nasional dan Partai Pelopor.

“Kami punya bukti kuat bahwa KPU Dairi tidak menyampaikan secara benar pemberitahuan hasil penelitian administrasi pencalonan bupati/wakil bupati. Mereka (KPU Dairi) melanggar kode etik penyelenggaraan Pemilu. Kami berharap DKPP bisa tegas menilai pelanggaran ini,” kata Ilham di Gedung DKPP Jalan Tamrin Jakarta, Rabu (21/8/2013).


Selanjutnya...

views: 3.334x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :
shadow