Pilkada

JSI: Pilkada Polman berpeluang satu putaran

Rabu,  31 Juli 2013  −  13:42 WIB
JSI: Pilkada Polman berpeluang satu putaran
Ilustrasi (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), yang akan digelar pada 8 Oktober 2013, berpeluang berlangsung satu putaran. Prediksi itu, dikeluarkan Jaringan Survey Indonesia (JSI).

Direktur Pemenangan dan Strategi Jaringan Suara Indonesia (JSI) Popon Lingga Geni menuturkan, pihaknya telah melakukan survey, pada 18-22 Juli 2013 terhadap 440 responden, dengan margin error 4,8 persen, dan menggunakan metodologi multistage random sampling.

Berdasarkan hasil survey itu, Bakal Calon (Balon) Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, bersama M Natsir Rahmat (AIM-Benar) merupakan kandidat terkuat, diantara delapan balon lainnya, pada persaingan pesta demokrasi lima tahunan ini.

“Hasil survey, elektabilitas pasangan AIM-Benar saat ini di atas 50 persen, mengungguli kompetitor lainnya yang akan bersaing di Pilkada Polman,” kata Popon, kepada wartawan, Rabu (31/7/2013).

Popon menjelaskan, kalau pun elektabilitas AIM-Benar mengalami penurunan, diyakini hal itu tidak akan bergeser jauh. Meski kompetitor telah bekerja terus untuk meningkatkan elektabilitasnya, namun AIM-Benar juga tidak akan tinggal diam.

“Jadi, kalau ada perubahan, tidak akan terlalu jauh. Karena dengan hasil survey sekarang, AIM-Benar tidak akan diam untuk terus menambah elektabilitasnya,” kata Popon, yang juga pendamping pemenangan AIM-Benar.

Sementara itu, informasi Partai Golkar Polman menyebutkan, bahwa pasangan AIM-Benar diusung 11 partai koalisi yang berada pada urutan pertama dengan persentase 57,9 persen.

Di bawah pasangan ini ada Nadjamuddin Ibrahim–Erfan Kamil (Naib-Ka) dengan persentase 14,6 persen, Muh Asri Anas–Chuduriah Sahabuddin (MAA-CS) 8,4 persen, Mujirin M Yamin–Hasan Bado (MMY-HB) 6,8 persen, dan Munarfa Atjo–Andi Bebas Manggasali (Mabes) 3,0 persen.

Selanjutnya, ada pasangan Naharuddin–Abdi Manaf (Nahar MengABDI) dengan persentase 1,4 persen, Andi Padly–Rahman Rasyak 1,1 persen, Himan Katohidar–Nadjib Abdullah Majid (Hikman–Naam) 1,1 persen, dan terakhir pasangan Suardi–Syaharuddin Haruna 0,0 persen.


(san)

views: 1.777x
shadow