Jawa Tengah & DIY

Kapal tenggelam, 61 imigran dievakuasi Kapal Liberia

Selasa,  30 Juli 2013  −  15:27 WIB
Kapal tenggelam, 61 imigran dievakuasi Kapal Liberia
Dokumen Sindonews

Sindonews.com - Puluhan imigran gelap asal Irak terdampar di Selatan Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah karena kapal yang mereka tumpangi tenggelam setelah diterjang ombak tinggi di Perairan Samudra Hindia.

Beruntung puluhan imigran yang akan menuju Australia tersebut ditolong oleh Kapal Tangker Chemtrans Rugen berbendera Liberia dan dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap Selasa siang.

Pihak kepolisian kini telah menangkap dua orang warga Sukabumi Jawa Barat yang menjadi nahkoda kapal yang tenggelam tersebut.

Saat ini Kapal Tangker Chemtrans Rugen telah bersandar ke Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Jawa Tengah sekaligus mengantar para imigran gelap itu.

Informasi yang diperoleh di lokasi, proses evakuasi dari kapal tangker berlangsung cukup lama pasalnya para imigran ini memaksa melanjutkan perjalanan ke Australia.

Namun setelah di lakukan negosiasi akhirnya para imigran gelap terdiri dari anak-anak dan wanita ini mau diturunkan dari kapal tangker satu-persatu. Kemudian mereka dimasukan ke dalam dua truk Dalmas dan satu bus milik polisi mereka akan dibawa ke Imigrasi Cilacap.

Salah satu dari imigran gelap itu ada yang sakit sehingga harus diturunkan menggunakan tandu.

Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Agus Puryadi mengatakan, puluhan imigran gelap ini akan menuju pulau Chrismast Australia dengan menggunakan kapal pencari ikan.

"Mereka berangkat dari Pelabuhan Tanjung Ratu Jakarta pada Sabtu lalu, setelah berjalan sejauh 8 mil kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan dan tenggelam," jelas Agus Puryadi, Selasa (30/7/2013).

Pihaknya telah menahan dua orang warga Sukabumi Jawa Barat yang menjadi nahkoda dan anak buah kapal.

Agus Puryadi menambahkan pihaknya saat ini masih mengejar seorang warga yang memerintahkan nahkoda kapal tersebut mengantarkan imigran asal Irak ini ke Australia.


(lns)

views: 884x
shadow