Pilkada

Pemkab Garut akui ada pemalsuan data

Senin,  20 Mei 2013  −  19:58 WIB
Pemkab Garut akui ada pemalsuan data
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Merebaknya dukungan palsu kesejumlah Calon Bupati garut dari jalur independen terkuak setelah KPU Garut melakukan verifikasi. Pemerintah Kabupaten Garut sendiri mengakui adanya praktik pemalsuan data kependudukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut Iman Alirahman membenarkan adanya praktek pemalsuan data kependudukan. Biasanya, dokumen berupa KK yang dipalsukan atas nama Kepala Disdukcapil Garut sebelumnya.

Modusnya, data kepala dinas yang tertera di KK itu adalah Sujana Syafei atau pejabat lama. Sedangkan tanda tangannya kepala dinas yang baru, yaitu tanda tangan H Darsani.

"Saya belum bisa berkomentar apakah pemlsuan ini melibatkan oknum atau tidak, yang jelas kami akan melakukan pertemuan besok dengan KPUD dan Polisi untuk menindaklanjuti kasus ini. Kalau memenuhi unsur pidana, kami serahkan ke polisi sepenuhnya,” tegas Iman ketika dihubungi, Senin (20/5/2013).
 
Ditempat terpisah, salah satu pasangan calon dari jalur independen, Dedi Suryadi-Deddy Dores, membantah keberadaan makelar dukungan ini. Menurut Dedi, berkas dukungan yang ia sampaikan kepada KPU berasal dari tim suksesnya.

“Tiap tim sukses kami ini berasal dari berbagai kalangan, misalnya seperti politisi, kelompok tani, dan kepala desa. Dukungan fiktif itu akan terlihat nanti di akhir proses verifikasi faktual. Apakah warga benar didatangi tim sukses atau dicatut begitu saja. Tapi untuk pasangan kami, saya yakin bisa lolos memenuhi syarat,” tandasnya.


(ysw)

views: 1.332x
Bagikan artikel ini :
shadow