Kalimantan & Sulawesi

Pernah diculik karena menghina bupati

Waria tewas dengan tangan dan leher terikat

Selasa,  18 Juni 2013  −  09:09 WIB
Waria tewas dengan tangan dan leher terikat
Ilustrasi (sindonews)

Sindonews.com - Seorang waria ditemukan tewas di salon miliknya dengan kondisi tangan dan leher terikat. Keluarga korban menuding, kematian korban berkaitan dengan kasus penghinaan yang dilakukan korban terhadap Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.

Kemarin sore warga Kampung Baru, Kotamobagu geger dengan ditemukan Abdulah Basalama atau Ayu dalam keadaan mengenaskan di salon miliknya. Kedua tangan dan kaki serta leher terikat.

Keluarga menduga kematian waria ini ada hubungan dengan kasus penculikan dan penganiayaan oleh beberapa polisi pamong praja dan ajudan Bupati Bolaang Mongoondow Timur Sehan Lanjar. Sebelumnya, korban pernah mengeluarkan kata-kata kotor melalui face book.

Adik kandung korban, Baslam Basalamah mengatakan, kalau kakaknya Ayu pernah diculik beberapa PNS Pemkab Bolaang Timur beberapa waktu lalu terkait dengan ucapannya di Facebook yang menghina Sehan Lanjar.

"Kakak saya pernak diculik beberapa waktu lalu, mungkin itu penyebabnya," duga Baslam, Senin 17 Juni 2013 sore.

Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Hisar Sialagan mengakui bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kasus penculikan.

"Tapi saya belum bisa memastikan, apakah kematian korban terkait dengan kasus penculikan beberapa bulan yang lalu," terangnya ketika dihubungi kemarin.

Untuk kasus penculikan tersebut, lanjutnya, telah ditangani oleh Polda Sulut yang menetapkan beberapa tersangka, diantaranya Romi Dunggio sopir bupati yang juga iparnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jenasah korban lansung dibawa ke Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang Kotamobagu untuk diautopsi.


(ysw)

views: 1.642x
shadow