Kalimantan & Sulawesi

IPW kecam ada korban demo di Jambi & Ternate

Senin,  17 Juni 2013  −  18:49 WIB
IPW kecam ada korban demo di Jambi & Ternate
Ilustrasi (okezone)

Sindonews.com - Buntut tertembaknya sejumlah mahasiswa dan wartawan saat demo menolak kenaikan harga BBM, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kepolisian.

"Tindakan represif kepada Jurnalis adalah tindakan biadab yang menunjukkan bahwa Polri bukan sebagai aparat negara, melainkan sebagai aparat penguasa," kata Neta dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (17/6/2013).

Neta juga mengatakan bahwa polisi seharusnya mengetahui bahwa wartawan dilindungi oleh Undang-Undang dalam menjalankan tugasnya untuk mendapatkan berita.

"Untuk itu, Polda Jambi dan Polda Maluku Utara harus bertanggung jawab dalam kasus ini dan segera menangkap pelaku penembakan karena tindakan tersebut melanggar UU Pers nomor 40/1999 pasal 4 tentang kebebasan pers," kata Neta.

Neta juga menghimbau kepada seluruh organisasi jurnalis se-Indonesia untuk melawan siapapun yang melawan kekerasan terhadap pers.

"IPW mendesak Kapolri segera mencopot para Kapolda yang membiarkan anggotanya melakukan tindakan represif terhadap wartawan, seperti di Jambi dan Ternate," tandas Neta.


(ysw)

views: 1.950x
shadow