Jawa Tengah & DIY

Gempa Tasik, warga Trisik panik

Jum'at,  14 Juni 2013  −  13:58 WIB
Gempa Tasik, warga Trisik panik
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, dinihari tadi membuat warga pesisir Pantai Trisik Panik. Sejumlah warga memukul kentongan untuk membangunkan warga lain yang tengah lelap tidur.

Kepala Dusun Imorenggo, Karangsewu, Galur, Solichin mengatakan, saat guncangan terjadi, dirinya tengah asik nonton televisi. Menurutnya, guncangan berlangsung lumayan lama dan kencang.

"Kursi di ruang tamu saya sempat bergeser," katanya saat ditemui di rumahnya, Jumat (14/6/2013).

Setelah itu, terdengar suara kentongan bersahutan dari luar rumah. Keheningan malam pun seketika menjadi riuh. Menurut dia, kentongan sengaja dibunyikan agar warga segera keluar rumah. Apalagi informasi gempa disiarkan salah satu tv swasta.

"Kami takut ada tsunami, makanya kami begadang sampai jam 02.00 WIB. Begitu situasi diangap aman warga saya suruh kembali beristirahat," terangnya.

Dia mengaku kepanikan warga cukup beralasan. Karena di tempat itu, tidak ada sistem peringatan dini.  "Wilayah kami hanya beberapa meter dari bibir pantai, jadi wajar kalau kami panik," lanjutnya.

Kepanikan serupa terjadi di Desa Banaran, Galur. Warga langsung berhamburan keluar rumah begitu guncangan terjadi.

"Kebetulan banyak warga yang belum tidur sehingga langsung bisa merasakan goncangan yang sangat terasa itu," ujar Dwi Raharjo, Kepala Desa Banaran.


(ysw)

views: 1.524x
shadow