Jawa Tengah & DIY

Sekolah dibom, Polisi dan Satpam terluka bakar

Rabu,  15 Mei 2013  −  09:37 WIB
Sekolah dibom, Polisi dan Satpam terluka bakar
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Sebuah sekolah di Yogyakarta, yaitu SMK 3 Jetis Yogyakarta dilempar molotov oleh pelajar sekolah lain, pada Selasa (14/5) petang kemarin. Akibatnya, seorang anggota kepolisian dari Polresta Yogyakarta dan seorang petugas keamanan sekolah terluka.

Kejadian tersebut berlangsung dua kali, yaitu pada sekitar pukul 19.00 WIB dan pukul 21.14 WIB. Sasaran dari pelaku yaitu pos satpam yang bangunannya berada di depan sekolah. 

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Mustaqim mengatakan, peristiwa itu dilakukan bukan dari geng motor. Namun, diduga dilakukan oleh pelajar sekolah lain.

"Bukan geng motor, objeknya pos satpam. Setelah kejadian pertama, anggota kita ke lokasi, tapi datang serangan lagi. Akibatnya satu anggota terluka," kata dia, Rabu (15/5/2013).

Serangan yang dilakukan tersebut dilakukan oleh banyak orang, menggunakan kendaraan bermotor. "Satu orang sudah berhasil kita amankan, pasti terungkap nanti," ujar dia.

Petugas polisi terluka yaitu anggota Satlantas Polsek Jetis, Yogyakarta, Bripka Sudarmdji. Sementara, petugas keamanan sekolah yang juga terluka, Marsidi. Keduanya luka bakar di tangan kirinya.

"Barang bukti yang diamankan dua botol yang diduga kuat itu bom molotov yang dilempar," paparnya.

Sampai dini hari ini, para petugas kepolisian menyisir sudut-sudut kota untuk mencari keberadaan para pelaku.


(rsa)

views: 1.375x
Bagikan artikel ini :
shadow