Kalimantan & Sulawesi

Penyelesaian kasus PTPN Keera bakal jadi contoh

Senin,  6 Mei 2013  −  14:53 WIB
Penyelesaian kasus PTPN Keera bakal jadi contoh
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Penyelesaian kasus sengketa antara warga dan PTPN XIV Keera menjadi perhatian Polri. Penyelesaian kasus tersebut bahkan diwacanakan akan di jadikan sebagai contoh untuk diterapkan di Indonesia dalam kasus serupa.

"Saya memberikan apresiasi kepada pihak muspida dan instansi terkait karena mampu menyelesaikan PTPN dengan warga ini secara persuasif. Ini akan saya bawa dan dijadikan contoh untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang sama di seluruh Indonesia," kata Kabareskrim Polri Komjen Sutarman, pada acara kunjungan muspida Tingkat I di PTPN XIV Keera Desa Ciromani, Senin (6/5/2013).

Dirinya berharap, proses pelepasan lahan nantinya, dapat difasilitasi dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten sehingga tidak timbul kembali permasalahan baru.

Kapolda Sulselbar Irjen Muji Waluyo, berterima kasih kepada kedua belah pihak yang telah bersedia duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan yang telah berlangsung sejak 1994.

"Dengan demikian diharapkan tidak terjadi konflik seperti yang terjadi di Mesuji Lampung. Saya harap warga tidak lagi melakukan pendudukan Kantor PTPN XIV lagi," katanya.

Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud, juga mengaku bersyukur dan terimakasih atas tercapainya kesepakatan dan perdamaian antara PTPN XIV dan Masyarakat Kecamatan Keera yang dimediasi Kapolda Sulselbar.

"Semoga ini menjadi sejarah dalam penyelesaian konflik diprakarsai oleh Kapolda," katanya

Direktur PTPN XIV Budi Purnomo mengatakan, PTPN XIV awalnya di kelola Bina Mulia Ternak (BMT) kemudian dialih fungsikan menjadi perkebunan Kelapa Sawit, dan saat ini kondisi PTPN XIV dibelenggu tanggungan hutang yang besar dan tidak laku dijual dipasar modal, sehingga PTPN XIV bukan semakin besar dan berkembang namun semakin menurun karena beban hutang.

"Luas PTPN XIV awalnya 12.000 hektare berkurang 4.000 hektare dan sekarang dilepas lagi 2.000 hektare sehingga saat ini tinggal 6.000 hektare. Selain itu sebagai Direktur PTPN XIV saya mengucapkan banyak trimakasih kepada Kapolda Sulselbar yang telah memidiasi sehingga terjagi kesepaakatan dan perdamain dengan masyarakat," katanya.


(ysw)

views: 1.931x
Bagikan artikel ini :
shadow