Harmonisasi gereja-masjid di Solo yang mengagumkan

Harmonisasi gereja-masjid di Solo yang mengagumkan
Gereja dan masjid ini sudah puluhan tahun berdampingan dengan damai. (istimewa)
A+ A-
Di Kota Solo, Jawa Tengah, sebuah gereja dan masjid berdiri kokoh  berdampingan dalam satu halaman selama puluhan tahun tanpa pernah sekalipun terjadi konflik. Bahkan jamaah kedua tempat ibadah tersebut merasa bangga, bisa hidup bersama meski dengan keyakinan berbeda.

Jika anda melintas di Jalan Gatot Soebroto No 222, Joyodiningratan, Solo, jangan  heran jika mendapati alamat tersebut ternyata adalah alamat dua tempat beribadah agama yang berbeda. Satu gereja dan lainnya masjid.

Meski berbeda keyakinan, sejak puluhan tahun lalu kedua tempat beribadah tersebut memang berdampingan dan mempunyai satu alamat surat yang sama. Keduanya adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al-Hikmah.

GKJ Joyodiningratan didirikan tahun 1939, sementara musala Al Hikmah yang saat ini sudah berubah menjadi masjid didirikan tahun 1947. Meski berdampingan, bahkan bersisian tembok, pengurus kedua tempat beribadah tersebut mengaku tidak pernah terjadi benturan atau konflik di antara mereka.

Bahkan, komunikasi diantara pengurus kedua tempat beribadah itu bisa terjalin dengan baik. Sebagai tanda kerukunan antar mereka, sebuah tugu lilin didirikan di antara bangunan gereja dan masjid.

Kebersamaan antar pemeluk agama berbeda di lokasi ini tidak hanya terlihat pada kegiatan ibadah sehari-hari, yang saling menghargai dan menghormati. Saat perayaan hari besar masing-masing agama, mereka akan saling membantu dan mengamankan kegiatan peringatan hari besar tersebut.

Menurut Pendeta Nunung Istiningdya dari GKJ Joyodiningratan, tidak ada hal khusus menjaga harmoni antara dua rumah ibadah tersebut.

"Kami saling menghormati, tapi yang terpenting komunikasi jangan sampai putus," ujarnya, Jumat (31/5/2013).

dibaca 14.001x
halaman ke-1 dari 2
Top