Kalimantan & Sulawesi

Demo anarkis di Makassar, 5 Mahasiswa masih ditahan

Jum'at,  3 Mei 2013  −  17:57 WIB
Demo anarkis di Makassar, 5 Mahasiswa masih ditahan
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Lima dari 15 mahasiswa yang diamankan dalam bentrokan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (2/5) kemarin belum dibebaskan. Sementara 10 mahasiswa lain telah dibebaskan.

Lima mahasiswa tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Makassar. Kelimanya diduga kuat pelaku penganiayaan dan pembakaran sepeda motor milik anggota Polsekta Panakkukang.

Kelima mahasiswa ini masing-masing berinisial MH alias D (23), SP (23), AD (23), dan AF (24). Keempatnya diketahui mahasiswa Fakultas Ekonomi Unhas.

Sementara satu lainnya berinisial UF (22), mahasiswa Stimik Dipanegara Fakultas Tehnik Informatika. Kelima oknum mahasiswa ini masih sebatas saksi dan terancam ditingkatkan statusnya sebagai tersangka.

"Mereka masih terperiksa, kita sementara kumpulkan bukti dan saksi mengenai penganiayaan dan pembakaran motor milik polisi, serta pelemparan bom molotov yang dilakukannya," jelas Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Anwar Hasan, Jumat (3/5/2013).

Menurut Anwar, kelimanya terancam dijerat Pasal 351 jo Pasal 170 tentang penganiayaan dan penyerangan yang dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman di atas lima tahun kurungan penjara.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi mengungkapkan, kelima oknum mahasiswa ini tetap akan menjalani pemeriksaan.

Dia beralasan, apa yang dilakukan kelimanya sudah menjurus ke tindak kriminalitas dan mengancam keselamatan masyarakat dan petugas kepolisian.

Sebelumnya, aparat kepolisian juga menangkap enam oknum mahasiswa Unismuh Makassar, setelah diduga kuat sebagai pelaku penyerangan dan perusakan truk pengangkut BBM milik Pertamina sepekan lalu.


(rsa)

views: 7.293x
Bagikan artikel ini :
shadow