Jawa Barat

Disdik Garut bantah selewengkan dana sertifikasi guru

Jum'at,  3 Mei 2013  −  15:42 WIB
Disdik Garut bantah selewengkan dana sertifikasi guru
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut Mahmud membantah bila dana tunjangan profesi pendidik (TPP) sebesar Rp82 miliar telah diselewengkan.

Menurut dia, dana yang akrab disebut tunjangan sertifikasi untuk para guru tersebut telah dicairkan pada Jumat 26 April 2013 lalu.

"Tidak ada penyelewengan dana. Dana tunjangan pun telah cair di Jumat pekan lalu," kata Mahmud Jumat (3/5/2013).

Ia sendiri mengaku tidak mengetahui bila ada guru yang belum menerima pencairan tunjangan. Sebab, penerimaan dana langsung diterima melalui rekening para guru masing-masing.

"Mungkin mereka belum mengecek ke rekening mereka. Sebab, dari laporan yang saya terima, dana itu sudah dicairkan," ujarnya.

Mengenai adanya informasi para guru penerima diwajibkan membuat nomor rekening baru di saat mereka telah memiliki akun di bank yang sama, dengan tegas Mahmud menjelaskan itu bukan wewenangnya. Menurutnya, kebijakan tersebut telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah pusat.

"Kami hanya melaksanakan perintah saja. Sedikit pun, saya tidak pernah menikmati dana yang menjadi hak orang lain. Dalam hal ini uang adalah para guru," katanya.

Dia menjelaskan, dana sebesar Rp82 miliar ini dicairkan ke dua bank, yakni Rp8 miliar ke BRI dan Rp74 miliar sisanya ke Bank BJB. Dana yang dicairkan ke BRI merupakan tunjangan untuk para guru tingkat SMA dan dana di BJB untuk para guru tingkat SD dan SMP.


Selanjutnya...

views: 1.710x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :
shadow