Jawa Timur

Pedagang tolak Pasar Baru Kencong

Rabu,  1 Mei 2013  −  21:37 WIB
Pedagang tolak Pasar Baru Kencong
Ratusan pedagang menolak pembangunan Pasar Kencong baru. (pjuliatmoko/koransindo)

Sindonews.com - Ratusan pedagang di lokasi penampungan sementara pedagang Pasar Kencong melakukan demontrasi menolak peresmian Pasar Baru Kencong. Selain itu mereka juga menggelar doa bersama dengan membuat keranda bertuliskan "Hati bupati yang mati".

Akibat membludaknya peserta membuat arus lalu-lintas di sekitar lokasi kegiatan lumpuh. Tak hanya sekedar menggelar doa bersama, beberapa perwakilan pedagang melakukan orasi di pintu gerbang lokasi penampungan sementara.

Mereka juga mengarak keranda mayat mulai dari lokasi penampungan sementara pedagang menuju lokasi bekas Pasar Kencong yang terbakar. Setelah itu, para pedagang yang sebagian besar terdiri dari kaum perempuan, membakar keranda mayat yang ditempeli foto Bupati Jember MZA Djalal.

Salah seorang perwakilan pedagang Pasar Kencong, Muhammad Sholeh kepada sejumlah wartawan mengatakan, tujuan dari digelarnya acara ini adalah agar para pedagang Pasar Kencong kembali dapat berjualan di lokasi Pasar Kencong lama yang telah terbakar.

"Kami juga mengajak para pedagang agar terus berdoa dan sabar, sehingga perjuangannya dalam sidang class action di Pengadilan Negeri Jember dapat membuahkan kemenangan," kata Sholeh, Rabu (1/5/2013).

Sedangkan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kencong (P3K), Haji Azizi memimpin pembacaan doa mengatakan, dengan doa bersama itu dia berharap agar ada campur tangan langsung soal penanganan penampungan pedagang Pasar Kencong.

"Kami minta agar bupati mau memberikan soluasi atas persoalan pedagang Pasar Kencong, kita sudah lama terlantar dan kita berdoa agar gugatan hukum di pengadilan bisa menang," kata Azizi.


(ysw)

views: 1.715x
Bagikan artikel ini :
shadow