Jawa Tengah & DIY

2 Tanggul jebol, penambak udang Pasir Mendit gagal panen

Selasa,  28 Mei 2013  −  16:52 WIB
2 Tanggul jebol, penambak udang Pasir Mendit gagal panen
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Penambak udang vanname di tambak Pasir Mendit, Jangkaran, Temon, harus gigit jari. Hujan deras Sabtu (25/5) malam membuat dua tanggul jebol. Akibatnya 2,5 ton udang vanname di tambak itu gagal panen. Kerugian mencapai Rp70 juta lebih.

Dua tanggul yang jebol akibat hujan deras diketahui milik Wagiyanto seluas 1.500 meter persegi dengan kapasitas udang mencapai 1,7 ton. Tanggul lainnya yang juga jebol milik Tri Joko seluas 1.000 meter persegi dengan kapasitas udang 800 kuintal.

Menurut Wagiyanto, hujan yang turun Sabtu lalu lebih lebat dibandingkan biasanya. Hasilnya, air yang berada di dalam kolam penampung miliknya langsung meluap. Begitu air meluap, dia biasanya langsung membuka beberapa saluran untuk mengalirkan air ke sungai. Sayang, saat itu dia mengaku tertidur di rumahnya.

“Biasanya langsung buka beberapa saluran, nanti air itu dialirkan ke sungai. Kemarin itu saya malah ketiduran,” kata Wagiyanto, Selasa (28/5/2013).

Luapan air dari kolamnya memasuki kolam lain milik Tri Joko. Volume air yang sangat banyak membuat tanggul penahan di kedua kolam jebol. Udang vanname siap panen yang ada di dua kolam tersebut langsung tumpah dan mengalir ke sungai.

“Rencananya awal Juni mendatang udang mau kami panen. Tapi karena sudah habis ke sungai, kami tidak tahu mau bagaimana lagi,” ujar Tri.

Wagiyanto dan Tri menaksir kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp70 juta lebih. Angka itu didaat dari hasil akumulasi biaya yang dikeluarkan seperti pembuatan kolam, bibit, pakan, solar untuk memutar kincir serta tenaga kerja.


(rsa)

views: 1.899x
shadow