Sumatera

Ini kronologis bentrok di Muratara

Selasa,  30 April 2013  −  12:19 WIB
Ini kronologis bentrok di Muratara
Kondisi Polsek Rupit yang dibakar massa dalam bentrokan antara polisi dan warga. (foto: hengkychandraagoes/koransindo)

Sindonews.com - Dalam bentrok antara polisi dan warga warga di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas (Mura), yang menewaskan empat warga, polisi terpaksa bertindak tegas karena mereka diserang dengan senjata kecepek (rakitan).
     
Menurut Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod Padakova, sebelum kejadian, Senin (29 April 2013 sekira pukul 10.00 WIB, ada aksi demo sekitar 1.000 massa di Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Mura.

"Massa menuntut terkait disetujui Muaratara sebagai Kabupaten Baru,"ungkap Djarod kepada SINDO di Mapolda Sumsel, Selasa (30/4/2013).

Ia menyatakan, sebenarnya Kapolres Mura sudah memfasilitasi warga atau perwakilan warga bertemu dengan DPRD Mura serta pejabat Pemkab Mura. Dalam pertemuan itu juga pejabat setempat bersedia menyampaikan tuntutan warga ke Gubernur dan Mendagri.

Kendati tuntutan mereka sudah ditindaklanjuti, sambung perwira melati dua itu, massa tetap melakukan aksi memblokir jalan dan membakar ban bekas di Jalinsum, sehingga menggangu arus lalu-lintas.

"Puncaknya sekitar pukul 21.30 WIB, warga mulai anarkis dan melempari batu ke arah anggota Polres Mura yang dibackup Kompi Brimob Linggau," tandasnya.
      
Diduga, sambung Djarod, ada warga yang meletuskan kecepek, sehingga petugas di lapangan terpaksa mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan tembakan ke udara.

"Saat menembak anggota kita sempat mundur ke belakang. Sampai akhirnya kantor Mapolsek Muara Rupit dibakar warga," katanya.
      
Terkait adanya korban dari warga yang tertembak, hingga meninggal dunia, Djarod mengatakan, jajaran Bidang Propam Polda Sumsel sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

"Direktorat Reskrimum Polda Sumsel juga membantu menyelidiki pelaku pembakar Mapolsek Muara Rupit," pungkasnya.


(ysw)

views: 1.540x
Bagikan artikel ini :
shadow