Kalimantan & Sulawesi

Banjir di Paser, 10 desa terendam

Kamis,  11 April 2013  −  12:50 WIB
Banjir di Paser, 10 desa terendam
Ilustrasi (okezone)

Sindonews.com - Akibat banjir besar di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), 10 desa didua kecamatan terendam. Untuk membantu korban banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim membuat posko di kecamatan.

Menurut BPBD Kaltim, di Kecamatan Long Kali tercatat ada enam desa terendam. Sementara di Kecamatan Muara Komam, empat desa dilaporkan terendam.

"Ketinggian air variatif dari satu meter hingga tiga meter. Data ini belum pasti mengingat ada beberapa kawasan yang tidak bisa kita jangkau," kata Kepala BPBD Kaltim, Wahyu Widhi Wiranata, Kamis (11/4/2013).

Untuk membantu korban banjir, BPBD Kaltim membentuk tim penanggulangan. Tim ini terdiri dari BPBD Kaltim, BPBD Paser, TNI, kepolisian, dan Dinas Sosial.

Tim terus bergerak mencari lokasi banjir lainnya serta menyalurkan makanan siap saji bagi korban banjir.

Wahyu menambahkan, akibat banjir ini sejumlah jalan tergenang dan tak bisa dilintasi. Ini yang dimanfaatkan sejumlah orang untuk menawarkan jasa penyeberangan dengan tarif Rp60 ribu per unit.

"Banjir terjadi sejak Senin (8 April 2013) lalu. Sejak itu jaringan telepon terputus total," tambahnya.

Keluhan masyarakat korban banjir lainnya adalah bensin. Akibat banjir, harga bensin eceran mencapai Rp15 ribu per liter. Di Kabupaten Paser memang SPBU masih minim, sehingga penjual eceran menjadi andalan warga.

"Kita sudah membuat posko untuk membantu korban banjir. Posko dibangun di setiap kecamatan," kata Wahyu.


(ysw)

views: 565x
shadow