Jawa Timur

Warga lengserkan perangkat desa selingkuh

Senin,  1 April 2013  −  14:42 WIB
Warga lengserkan perangkat desa selingkuh
Warga Desa Jatigenggong mendesak agar Kaur Pemerintahan yang berselingkuh dipecat. (mukhtarbagus/sindotv)

Sindonews.com - Geram dengan perbuatan perangkat desa yang menyelingkuhi warganya sendiri, ratusan warga di Jombang, Jawa Timur, Senin (1/4/2013) siang menggelar aksi unjukrasa. Warga menuntut, perangkat desa yang gemar berselingkuh tersebut dipecat dari jabatannya.
 
Dengan penuh emosi, Fitriatus Sholihah (22), warga Desa Jatigenggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, langsung melemparkan uang ke wajah Suliyono (45)  perangkat desanya sendiri.

Fitri kesal karena Kepala Urusan (Kaur) pemerintahan itu tak mau mengaku telah berselingkuh dengan dirinya sebulan yang lalu. Dihadapan warga, Fitri mengaku terpaksa berselingkuh dengan Suliyono karena pria tersebut terus memaksanya.
 
Bahkan menurutnya, ia sudah beberapakali dibawa ke hotel oleh Suliyono dan setiap kali selesai berhubungan selalu diberi uang.
 
Kasus perselingkuhan antara perangkat desa dengan warganya ini terungkap setelah ada warga yang memergoki keduanya masuk ke salah satu hotel di Kecamatan Kertosono, Nganjuk. Dalam waktu cepat, kabar itu beredar luas hingga memmbuat warga gerah.
 
Buntutnya, warga yang sudah menginterogasi dan mendapat keterangan dari Fitri menggelar aksi unjukrasa menuntut Suliyono diberhentikan dari jabatannya.
 
Namun meski didesak sedemikian rupa, Kaur Pemerintahan ini menolak mengakui telah berselingkuh dengan Fitri.
 
Karena terus terdesak, Suliyono akhirnya menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kaur Pemerintahan Desa Jatigenggong. Namun ia tetap bersikukuh tidak mau mengaku telah berselingkuh dengan Fitri.

Puas mendengar Suliyono mundur, warga langsung membubarkan diri. Sementara Fitri yang tak mampu menahan emosi atas sikap Suliyono yang tidak mau mengaku langsung jatuh pingsan dan dievakuasi warga ke rumahnya.


(ysw)

views: 755x
shadow