Bali & Nusa Tenggara

Paskah, warga TTU lakukan ritual Kure

Jum'at,  29 Maret 2013  −  10:17 WIB
Paskah, warga TTU lakukan ritual Kure
Tradisi Kure yang masih dilakukan secara turun temurun oleh warga Kampung Kote (Foto: Sefnat Besie)

Sindonews.com - Perayaan Paskah bagi umat kristen katolik, di Kampung Kote, Noemuti, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat dinanti. Yang unik dari sana, para warga biasanya melakukan tradisi Kure.

Tradisi Kure, sudah dilakukan secara turun temurun. Kure yang dimaksud yakni, pembersihan patung Yesus dan patung Bunda Maria menggunakan serat dari batang tebu dan air bersih.

Sesuai kepercayaan yang diwarisi nenekmoyang,  pembersihan patung berumur ratusan tahun peninggalan bangsa Portugis itu identik dengan pengusiran roh jahat yang ada pada manusia sebelum mengikuti perayaan paskah.

"Kami masih terus pertahankan tradisi ini sebab sudah terjadi turun temurun sejak nenekmoyang dulu, biasanya dilakukan setiap tahun menjelang paskah," terang Yosep Namo Salem,  penunggu salah satu rumah adat suku Salem di Kote, Jumat (29/3/2013).

Patung-patung ini merupakan peninggalan bangsa portugis yang ditempatkan pada sejumlah rumah adat di kampung kota atau dalam bahasa dawan setempat disebut ume-mnasi pada masa penyebaran agama katolik oleh para imam Katolik fransiskan.

Patung mini terbuat dari batu dan kayu yang sudah berumur ratusan tahun ini ditinggakan oleh para imam katolik dalam misi penyebaran agama katolik yang datang bersamaan dengan tentara portugis (topasis) di pulau timor khususnya di kampung kote.


(rsa)

views: 436x
shadow