Jawa Timur

Geng motor beraksi di Pasuruan

Minggu,  26 Mei 2013  −  21:30 WIB
Geng motor beraksi di Pasuruan
Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com - Bibit kemunculan geng motor di Pasuruan mulai terasa. Suasana damai pada malam akhir pekan di sejumlah tempat keramaian masyarakat kini mulai berubah rasa was-was.

Hal ini menyusul ulah sekelompok pemuda pengendara motor bersenjata tajam dan menikam pemuda hingga tewas.

Seorang remaja berusia 17 tahun, Ronny, warga Desa Mangguhan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, tewas setelah ditusuk pisau di dada kirinya di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan.

Ulah brutal sekelompok pemuda pengendara motor ini diduga hanya karena persoalan salah paham.

Peristiwa ini bermula ketika korban yang mengendari sepeda motor berjalan beriringan dengan sekelompok pemuda yang juga mengendarai sepeda motor.

Merasa ruang geraknya terbatasi, korban mengingatkan pelaku dengan kata setengah membentak.

Mendengar bentakan korban, para pelaku ini memutar haluan dan berhenti menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, seorang pelaku turun dan memukul korban dengan tangan kosong.

Sesaat kemudian, pelaku lain mengeluarkan senjata tajam dan menghujamkan ke dada korban.

Dengan sekali tusukan yang diduga mengenai jantung, korban akhirnya terkapar bersimbah darah. Sejumlah warga yang mengetahui tindak penganiayaan tersebut, berusaha memberikan pertolongan. Namun warga tidak berani menghentikan pelaku yang langsung melarikan diri.

Ditempat terpisah, Riko (17), warga Jombang yang tengah mengendarai sepeda motor di Jalan dr Wahidin Kota Pasuruan, tiba-tiba dihentikan sekelompok pengendara motor lainnya.

Tanpa sebab yang jelas, seorang pelaku turun dari sepeda motor dan menusuk korban dengan sebilah pisau di leher, dada dan perut.

Setelah korban terkapar dipinggir jalan, para pelaku yang diduga biasa menggunakan jalur tersebut untuk balap liar langsung melarikan diri.

Sejumlah warga yang mengetahui tindak kekerasan tersebut langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke IGD RSUD dr Soedarsono.

"Korban dalam kondisi kritis. Saat ini dirawat di rumah sakit. Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penganiayaan dalam kedua peristiwa tersebut," kata Kapolsek Purworejo, Kompol Nanang Subagyo, Minggu (26/5/2013).


(lns)

views: 3.857x
shadow