Jawa Barat

Terkikis longsor, jalur alternatif terancam putus

Senin,  25 Maret 2013  −  14:53 WIB
Terkikis longsor, jalur alternatif terancam putus
ilustrasi jalanlongsor. (faniferdiansyah/koransindo)

Sindonews.com - Hujan terus menerus yang mengguyur Kabupaten Garut membuat jalan alternatif di kawasan Cipajanti terancam terputus. Jalan di daerah Kampung Pabrik, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, ambrol sepanjang 25 meter.

Warga sekitar, Wawa (28) menuturkan, ambrolnya badan jalan itu disebabkan oleh pengikisan arus air selokan di Kampung Pabrik dan Sungai Gunung Agung. Titik utama longsoran berjarak sangat dekat dengan pertemuan dua aliran arus air tersebut.

"Badan jalan ikut terkikis sedikit dan terbentuk cerukan pada bagian bawah jalan. Warga sini mengira pengikisan tidak akan berdampak. Namun ternyata jadi begini," katanya di lokasi, Senin (25/3/2013).

Terpisah, Kadis Binamarga Kabupaten Garut, Adeng Sudjarmono, mengatakan, jalan ambrol tersebut masih dalam masa pemeliharaan sejak seminggu lalu. Ia menjelaskan, Pemprov Jabar langsung memperbaikinya.

"Pemprov langsung melakukan upaya perbaikan dan penguatan struktur jalan begitu kami melaporkannya," katanya.

Seperti warga, Adeng pun merasa khawatir bila longsor susulan terjadi dan memutuskan akses jalan penghubung tersebut. Sebab, kondisi cuaca di kawasan ini masih tergolong bercurah hujan tinggi.

Kendati ambrol selebar 2,5 meter pada badan jalan, Adeng memastikan kawasan tersebut masih bisa dilalui kendaraan. Namun, kendaraan yang akan melintas harus mengantre.


(ysw)

views: 708x
Bagikan artikel ini :
shadow