Kalimantan & Sulawesi

Rawan bencana, warga akan direlokasi

Senin,  18 Februari 2013  −  10:24 WIB
Rawan bencana, warga akan direlokasi
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Kendati banjir sudah surut, ribuan warga Manado, Sulawesi Utara tetap bertahan di pengungsian. Sementara untuk warga yang bermukim di lokasi rawan bencana, Pemerintah Kota Manado rencananya akan melakukan relokasi.

Terhadap para pengungsi ini, Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan berjanji akan segera memberikan bantuan terhadap para korban banjir dan longsor. Pemerintah juga berjanji akan segera melalukan relokasi terhadap warga yang tinggal di lokasi rawan bencana ketempat yang lebih aman.

"Kami akan carikan lokasi relokasi yang tidak begitu jauh dari lokasi mereka," katanya di pengungsian, Senin (18/2/2013).

Sedangkan, para keluarga korban tanah longsor sangat berharap perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi banjir dan tanah lonsor yang selalu datang jika musim penghujan tiba.

Sementara itu, tiga korban tewas tanah longsor di kawasan Citra Land, Manado tadi pagi disembahyangkan di Gereja Anugerah Tingkulu. Rencananya tiga korban dari 17 korban longsor tersebut akan dimakamkan hari ini.

Tiga korban tanah longsor, yakni Ribka Ruru, Gracia Gosal, dan Riska Gosal masih disemayamkan di Gereja GMIN Anugerah Tingkulu, Manado.
 
Hingga kini, ribuan warga masih bertahan di tempat-tempat pengungsian yang tersebar disejumlah titik lokasi rawan bencana banjir walaupun air di rumah mereka sudah mulai surut.


(ysw)

views: 769x
shadow