Pengusaha angkot bangkrut, desak Pemkab beli armada

Pengusaha angkot bangkrut, desak Pemkab beli armada
Salahsatu angkot di Sidoarjo. (abdulrouf/koransindo)
A+ A-
Sindonews.com - Semakin sepinya penumpang membuat pengusaha angkutan umum di Sidoarjo gulung tikar. Mereka meminta agar Pemkab Sidoarjo membeli angkutan umum yang selama ini melayani rute di kawasan Sidoarjo.

Keluhan pengusaha transportasi itu disampaikan kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sidoarjo yang diminta untuk memfasilitasi ke pemkab.

"Pengusaha angkutan umum banyak yang mengeluh karena penumpang sepi. Mereka minta pemkab membeli Mobil Penumpang Umum (MPU) miliknya," ujar Ketua Organda Sidoarjo Darmadi Wicaksono, disela-sela penertiban MPU di Terminal Larangan, Rabu (26/12/2012).

Darmadi menambahkan, jika nantinya MPU dibeli Pemkab, diharapkan pengelolaannya lebih baik. Sebab, saat ini banyak MPU di beberapa trayek yang tidak beroperasi lagi.

Bahkan, beberapa trayek seperti yang melintasi Kalisampurno-Siring-Porong sudah tidak beroperasi lagi. Demikian pula di trayek lainnya, pengusaha transportasi sudah mengurangi armadanya.

Jumlah MPU di Sidoarjo yang terdiri dari 63 trayek awalnya sebanyak 1400 armada. Semakin hari pengusaha mengurangi armadanya, sehingga kini yang beroperasi tinggal 700 armada.

Sedangkan jika dijual, satu MPU yang sudah ada trayeknya harganya berkisar antara Rp 20 sampai Rp 50 juta. Itupun tergantung jalur yang dilewati.

"Paling mahal trayek Sidoarjo-Tulangan dan Krian," tandas Darmadi.

dibaca 2.349x
halaman ke-1 dari 3
Top