Jawa Timur

Pasutri dibantai perampok bercadar

Selasa,  27 November 2012  −  13:54 WIB
Pasutri dibantai perampok bercadar
Ilustrasi (sindonews)

Sindonews.com - Pasangan suami istri (Pasutri) di Pasuruan, Jawa Timur, tewas mengenaskan ditangan perampok yang menggunakan cadar. Diduga, aksi tersebut berlatar belakang dendam pribadi.
 
Aksi penmbunuhan terjadi di rumah Yakub (60) di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, kabupaten Pasuruan, sekira pukul 03.00 WIB, Selasa (27/11/2012) dinihari.
 
Berawal saat Yakub bersama istrinya Susi Hartini (55) sedang tidur nyenyak, di rumahnya di datangi dua orang  yang mengenakan topeng cadar.
 
Begitu ketemu, pelaku langsung melayangkan senjata tajam ke arah wajah Yakub yang langsung tersungkur. Tak puas, pelaku menghujani bacokan mengenai dada, punggung, paha, serta betis petani ini.
 
Bapak dua anak ini tewas seketika di lokasi kejadian, dengan posisi tertelungkup.
 
Sementara, istrinya yang berusaha menyelamatkan diri tak luput dari serangan tersebut. Teriakan minta tolong dari mulut Susi membuat pelaku makin kalap. Susi menderita luka bacok di tangan sebelah kiri.
 
"Begitu ada suara teriakan minta tolong, sya langsung pukul kentongan dan sejumlah warga langsung berdatangan," kata Reso warga Desa Galih, Selasa (27/11/2012). 

Sementara, Kepala Desa Galih, Eko mengatakan kalau korban ditemukan sudah tertelungkup bersimbah darah. wajah dan punggungnya terluka kena sabetan senjata tajam.

"Nasib istrinya juga sama tak jauh dari tubuh suaminya," kata Eko.

Aparat kepolisian sudah meminta keterangan sejumlah saksi, diduga aksi pembunuhan itu karena ada dendam pribadi.

"Dari hasil keterangan sejumlah saksi, kemungkinan pembunuhan itu terkait dengan dendam pribadi," kata Kapolsek Pasrepan AKP Mukimin Budiyanto.
 
Hingga kini polisi belum berhasil menangkap pelaku, sedangkan jasad kedua korban sudah dibawa ke RSUD Dokter Sudarsono, Kota Pasuruan.


(ysw)

views: 804x
shadow