Kalimantan & Sulawesi

Situasi Kota Poso berangsur normal

Minggu,  4 November 2012  −  08:42 WIB
Situasi Kota Poso berangsur normal
Ilustrasi, situasi Poso. (yoanes/sindotv))

Sindonews.com - Setelah diwarnai ketegangan akibat aksi protes sekelompok warga yang marah atas tindakan penggrebekan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di Kayamanya Kecamatan Poso Kota, situasi di Poso mulai berangsur normal.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjend Dewa Parsana menyatakan secara umum situasi di kota Poso tetap terkendali. "Memang sempat ada pemblokiran tapi kini sudah kembali normal," katanya di Poso, Minggu (4/11/2012).

Diakuinya, pada Sabtu (3 November 2012) sore sempat terjadi pemblokiran disejumlah titik. Namun polisi sudah berhasil membuka blokade yang dilakukan simpatisan dua terduga teroris yang digerebek tim Densus 88 beberapa waktu lalu.

Dalam Penggrebekan tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Lorong Mawar Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Kayamanya Poso Kota itu seorang terduga teroris bernama Khalid tewas sedangkan seorang lainnya bernama Yasin ditangkap dalam keadaan hidup.

Yasin sendiri sudah dibawa ke Mapolda Sulawesi di Palu. Sedangkan jenazah Khalid, dibawa kembali ke Poso dari Palu dilaporkan telah dimakamkan di pekuburan di Kelurahan Kayamanya pada Sabtu malam.

Brigjend Dewa Parsana menjelaskan, selain kedua orang itu polisi di Poso juga menangkap 13 orang lainnya yang melakukan pemblokiran jalan raya. Mereka yang melakukan pemblokiran ditangkap karena dianggap menyerang petugas keamanan.

"Ada yang melakukan pelemparan bom dalam bentuk pipa paralon," terangnya.


(ysw)

views: 1.493x
Bagikan artikel ini :
shadow