Jawa Barat

Pembangunan Bandara Internasional Majalengka disosialisasikan

Rabu,  24 Oktober 2012  −  13:55 WIB
Pembangunan Bandara Internasional Majalengka disosialisasikan
ilustrasi: dok. okezone

Sindonews.com - Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 13 Tahun 2010 tentang Pembangunan dan Pengembangan Bandar Udara Internasional Jabar dan Kertajati (Majalengka) Aerocity digelar.

Sosialisasi digelar di Hotel Horison, Bandung, yang diikuti panelis Asisten Perekonomian Setda Provinsi Jabar Wawan Ridwan, Kepala Bappeda Jabar Denny Juanda, Bupati Majalengka Sutrisno, dan perwakilan Kementerian Perhubungan.

Wawan Ridwan menyebutkan, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) sejak lama ingin diwujudkan. Kebutuhan BIJB makin mendesak ketika Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta sudah over load. Bahkan bandara ini tergenang banjir ketika hujan turun.

"Cengkareng pernah banjir sampai ke runway. Saya termasuk penumpang yang pernah terjebak di bandara," ungkap Wawan Ridwan menjelaskan, Selasa (24/10/2012).

Dengan kondisi tersebut, muncul rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Rencana ini diperda-kan pada 2010 sebagai bukti bahwa Pemprov Jabar dalam membangun bandara tersebut.

Dalam sosialisasi itu disebutkan, BIJB memiliki luas 1.800 hektar. Dan pembebasan tanah sudah mencapai 500 hektare lebih. Sisanya, masih dalam proses pembebasan lahan.

Kepala Bappeda Jabar Denny Juanda mengatakan, sebagai upaya percepatan pembangunan BIJB harus dibentuk tim terpadu seperti tim Samsat Jatigede.

"Tim ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pembangunan supaya fokus dan terarah," terangnya.

Bupati Majalengka Sutrisno menambahkan, sebagai pelaksana di lapangan pihaknya sangat mendukung terwujudnya pembangunan BIJB. Sebab akan berdampak pada tumbuhnya ekonomi antara Majalengka hingga terhubung dengan Jawa Tengah.


(azh)

views: 1.899x
Terkini
  • Tarif RSUD di Majalengka Bakal Naik