Jawa Tengah & DIY

Buruh Sidoarjo desak UMK Rp1,6 juta

Senin,  22 Oktober 2012  −  20:41 WIB
Buruh Sidoarjo desak UMK Rp1,6 juta
Demo buruh Sidoarjo menuntut UMK Rp1,6 juta. (abdulrouf/koransindo)

Sindonews.com - Ribuan buruh dari beberapa elemen buruh di Sidoarjo mengepung Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Mereka menuntut agar Bupati Sidoarjo memperjuangan Upah Minimum Kabupaten sebesar Rp1,6 juta.

Suprasiono, selaku koordinator aksi mengatakan, bupati harus segera mengeluarkan angka usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2013. "Kita menuntut UMK Sidoarjo di atas nominal UMK yang diusulkan Pasuruan," tegasnya di pendopo Pemkab Sidoarjo, Senin (22/10/2012).

Jika Pasuruan UMK-nya Rp1,550 ribu, maka buruh menuntut agar UMK Sidoarjo harus Rp1,6 juta atau lebih.

Dalam aksi kali ini, buruh menamakan dirinya Perhimpunan Serikat Pekerja-Serikat Buruh Sidoarjo, yang merupakan gabungan sejumlah serikat pekerja, seperti SPSI, SPN, Sarbumusi dan puluhan serikat pekerja lainnya di Sidoarjo.

Mereka menuntut agar usulan UMK senilai 110 persen dari besaran angka KHL (Kebutuhan Hidup Layak). Tuntutan lainnya, pemerintah diminta melaksanakan upah sektoral.

Sekira pukul 16.30 WIB, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bersama beberapa pejabat Dinsosnakertrans Sidoarjo akhirnya mau menemui buruh. Namun, dalam pertemuan tersebut buruh dibuat kecewa karena tuntutan mereka agar bupati mengajukan UMK Rp 1,6 juta tidak disetujui.

Bupati tetap berpedoman pada hasil survei KHL dan keputusan Dewan Pengupahan Sidoarjo. Hasil dari dewan pengupahan itulah yang nantinya akan dijadikan patokan bagi bupati untuk mengusulkan angka UMK ke Gubernur Jatim Soekarwo.


(ysw)

views: 2.771x
shadow