Jawa Timur

Penyandang cacat dapat bantuan kaki palsu

Jum'at,  19 Oktober 2012  −  16:54 WIB
Penyandang cacat dapat bantuan kaki palsu
foto: Dok. sindonews

Sindonews.com - Penyandang cacat di Bojonegoro bisa tersenyum lega, setelah Kick Andy Foundation, memberikan bantuan kaki palsu dan tangan palsu di rumah dinas Bupati Bojonegoro, Suyoto.
 
Sejak pagi para penyandang cacat yang terdiri dari anak-anak, ibu, dan bapak-bapak itu, telah mengantre di depan rumah dinas bupati. Mereka ada yang cacat sejak lahir, kehilangan kaki atau tangan karena kecelakaan.

Sebagian dari mereka ada yang berjalan menggunakan kursi roda, memakai penyangga, bahkan ada yang merangkak.

“Sudah lama saya menginginkan kaki palsu. Tetapi, lantaran tidak ada biaya, saya tidak sanggup berobat atau membeli kaki palsu,” kata Suwarno (14), warga Desa Ngraho, Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (19/10/2012).

Suwarno cacat sejak lahir, Kedua kakinya tidak utuh seperti kaki normal lainnya. Untuk beraktivitas seperti berjalan ia terpaksa memakai kursi roda. Sejak kecil hingga remaja, ia tidak dapat leluasa bergerak seperti teman sebayanya.
 
Kondisi berbeda dialami Fito Yohanes (45), warga Desa Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Ia mengalami kecelakaan yang terjadi sekira sepuluh bulan lalu. Ia ditabrak bus hingga kaki kirinya terpaksa diamputasi. Sejak saat itu, kehidupannya berubah total.
 
Kini, ia sudah bisa berjalan, berkat adanya kaki palsu. Namun, ia merasakan kaki palsu yang dipakainya terasa kurang nyaman dan kurang pas dipasangkan di kakinya.

“Saya dengar ada bantuan kaki palsu lalu saya datang ke sini (Pemkab Bojonegoro, red),” ujarnya.

Ketua Kick Andy Foundation Ali Sadikin menuturkan, sejak dibukanya kegiatan ini, tercatat ada 40 penyandang cacat yang meminta bantuan kaki atau tangan palsu.
 
“Kami akan membuatkan cetakan kaki atau tangan palsu terlebih dahulu. Diperkirakan cetakan tersebut jadi seminggu dan langsung diberikan secara gratis,” ujar Ali Sadikin.

Ia berharap, bantuan kaki palsu dan tangan palsu ini dapat sedikit meringankan penderitaan para penyandang cacat.

Kegiatan pemberian bantuan kaki palsu dan tangan palsu ini dilakukan di sejumlah kota di Indonesia dan didukung penuh salah satu televisi swasta nasional.

"Kebanyakan dari keluarga kurang mampu," tandasnya.



(maf)

views: 1.294x
shadow