Kalimantan & Sulawesi

16 objek wisata di Toraja Utara dibenahi

Kamis,  11 Oktober 2012  −  15:30 WIB
16 objek wisata di Toraja Utara dibenahi
foto: dok. sindonews

Sindonews.com - Dinas pariwisata dan kebudayaan (Disbudpar) Toraja Utara makin fokus membenahi pariwisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Belasan objek wisata saat ini sudah mulai dibenahi

“Tahun ini, ada 16 objek wisata yang sedang dibenahi untuk lebih menarik tingkat kunjungan wisatawan,” ujar Sekretaris Disbudpar Toraja Utara, Cornelia Untung Seru menjelaskan kepada wartawan di Rantepao, Kamis (11/10/2012).

Dia mengatakan 16 objek wisata yang akan ditata ulang dan diperbaiki diantaranya, museum mumi di desa Dende kecamatan Denpina, objek wisata To’barana di kelurahan Sa’dan Malimbong kecamatan Sa’dan, objek wisata Pallawa di kelurahan Pallawa kecamatan Sesean dan objek wisata Liku Rombe di desa Lempo kecamatan Sesean Suloara’.

Pembenahan objek wisata di wilayah Toraja Utara berupa penataan kawasan objek wisata, perbaikan kontruksi bangunan, perbaikan infrastruktur jalan menuju objek wisata, pemagaran dan pemasangan pavin blok di sekitar kawasan objek wisata.

“Pemerintah kabupaten (Pemkab) Toraja Utara mengalokasikan dana APBD tahun anggaran 2012 antara Rp16 juta-Rp40 juta untuk penataan  dan renovasi ringan satu objek wisata,” katanya.

Cornelia mengatakan, dengan adanya pembenahan dan perbaikan kawasan objek wisata, pariwisata Toraja Utara diyakini mampu bersaing dengan pariwisata daerah lainnya. Salah satu kendala yang selama ini dihadapi pemkab Toraja Utara mengembangkan sektor pariwisata, buruknya akses jalan menuju kawasan objek wisata. Dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah objek wisata, wisatawan akan merasa nyaman berada di Toraja Utara menikmati semua potensi pariwisata daerah baik budaya, seni maupun panorama alam. Wisatawan mancanegara maupun domestik akan lebih terkesan dan betah tinggal di Toraja Utara.

Menurutnya, Disbudpar Toraja Utara akan  melakukan pembenahan dan perbaikan kawasan objek wisata secara berkelanjutan untuk lebih menarik wisatawan datang ke kabupaten pecahan Tana Toraja itu. Pihaknya juga sudah merancang berbagai program dan promosi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Toraja Utara.

“Kami optimistis, program-program kepariwisataan yang ditawarkan Disbudpar Toraja Utara, wisatawan akan semakin ramai datang ke Toraja Utara,” katanya.

Cornelia juga mengatakan, pembangunan salib raksasa di Buntu (bukit) Singki kecamatan Rantepao terus dilaksanakan. Pada tahun ini mulai dibangun akses menuju puncak Buntu Singki berupa anak tangga.
Pemerintah provinsi (pemprov) Sulawesi Selatan mengucurkan bantuan dana Rp3 miliar dan pemkab Torut mengalokasikan dana APBD Rp1,2 miliar untuk pembangunan anak tangga tersebut. Diharapkan, anak tangga yang merupakan akses menuju puncak Buntu Singki bisa rampung akhir tahun 2012 dan akan dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi salib raksasa.

“Salib raksasa yang dibangun di Buntu Singki akan menjadi salah satu icon pariwisata dan kebanggaan masyarakat Toraja Utara,” ujarnya.


(azh)

views: 1.798x
shadow