Kalimantan & Sulawesi

Pelabuhan Bajoe periksa kelaikan kapal penumpang

Selasa,  17 Juli 2012  −  15:05 WIB
 Pelabuhan Bajoe periksa kelaikan kapal penumpang
foto: Dok. okezone

Sindonews.com - Untuk mengantisipasi keselamatan dan lonjakan penumpang menjelang Ramadan, pihak Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (sulsel) memperketat pemeriksaan kelaikan kapal.

Selain memeriksa alat kelengkapan kapal, pihak Syahbandar juga memeriksa alat keselamatan yang ada pada sejumlah kapal yang beroperasi di perairan Teluk Bone tersebut.

Sembilan kapal yang beroperasi di Pelabuhan Bajoe diperiksa secara teliti oleh petugas Syahbandar. Tidak hanya mesin, badan kapal dan alat kelengkapan kapal, petugas juga memeriksa alat keselamatan pada kapal tersebut.

Kepala Syahbandar Bajoe, Andi abbas mengatakan pemeriksaan kelaikan kapal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh tidak layaknya kapal berlayar. Seluruh peralatan kapal yang tidak memenuhi standar diperintahkan untuk segera diperbaiki.

"Alat-alat yang sudah kadaluarsa kami perintahkan untuk segera diganti. Karena barang-barang tersebut merupakan alat keselamatan yang sangat penting untuk standar berlayar sebuah kapal," ujar Abbas menjelaskan kepada wartawan, Selasa (17/7/2012).

Pemeriksaan tersebut menurut Abbas mengingat sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) Windu Karsa tenggelam beberapa waktu yang lalu saat berlayar dari Pelabuhan Bajoe menuju pelabuhan Kolaka Sulawesi Tenggara.
 
"Kami memperketat pemeriksaan kelaikan berlayar pada sejumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Bajoe, sehingga pristiwa seperti KMP Windu Karsa tak terulang," ucapnya.

Selain itu, Abbas juga mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kapal yang dapat diberikan konvensasi muatan saat penumpang membludak jelang ramadan atau menjelang arus mudik dan arus balik lebaran.

"Persiapan jelang mudik harus dilakukan saat ini. Kapal yang akan beroperasi nanti harus dalam kondisi layak," tandasnya.


(azh)

views: 1.421x
shadow