Jawa Tengah & DIY

Bantuan siswa miskin SD & SMP Yogyakarta naik

Priyo Setyawan

Rabu,  24 Juli 2013  −  00:01 WIB
Bantuan siswa miskin SD & SMP Yogyakarta naik
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com - Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk siswa SD dan SMP di Yogyakarta pada tahun ini naik.

Yaitu dari Rp360 ribu menjadi Rp450 untuk siswa SD  atau naik Rp90 ribu dan dari Rp550 ribu menjadi Rp750 ribu atau naik Rp200 ribu untuk SMP. Sedangkan untuk SMA/K tetap, yakni Rp1 juta.

Kasubbid TU Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta Agus Trimadya menjelaskan BSM ini bukan berupa beasiswa, namun merupakan bantuan rutin yang diberikan tiap tahun.

Selain untuk pengunaannya juga tidak untuk operasional sekolah, melainkan untuk kepentingan personal atau siswa itu sendiri.

“Seperti untuk membeli seragam, buku tulis atau transportasi,” ungkap Agus soal BSM, di kantor Humas dan Informasi Pemkot Yogyakarta, Selasa (23/7/2013).

Agus mengatakan untuk BSM tersebut Yogyakarta mendapatkan 9497 siswa, terdiri dari 6179 SD dan SMP serta 3318 SMA/K baik negeri maupun swasta. 

Sedangkan siswa yang mendapatkan bantuan itu, adalah siswa yang orang tuanya memegang kartu perlindungan sosial (KPS) maupun siswa pemegang BSM. Sehingga mereka bisa mengajukan untuk mendapatkan program ini.

“Selain itu, bagi siswa yatim piatu, orang tuanya ikut program keluarga harapan (PKH), terkena dampak bencana, PHK dan punya anak 3 yang usianya maksimal 18 tahun juga bisa diusulkan,” katanya.

Namun apakah mendapatkan atau tidak belum bisa dipastikan. Sedangkan untuk siswa pemegang BSM dan orang tuanya pemegang KPS dipastikan akan menerima.

Karena itu, sekarang sedang melakukan pendataan. Pendataan sendiri berlangsung mulai 24 Juli hingga 2 Agustus dan hasilnya dikirimkan ke pusat.  BSM rencananya akan dibagikan 26 Agustus melalui kantor pos.

“Hanya saja untuk Yogyakarta, kami harapkan sekolah sudah selesai mendata Rabu (24/7), baik untuk pemegang KPS dan BSM maupun yang tidak,” jelasnya.

Menurut Agus BSM ini berbeda dengan JPD, sebab untuk BSM berbasis sekolah dan merupakan program pusat, sehingga bagi siswa di luar Yogyakarta, namun sekolahnya di Yogyakarta, bisa mendapatkan BSM tersebut.

Sedangkan JPD berbasis daerah, sehingga yang berhak hanya siswa Yogyakarta itu sendiri.

“Bagi siswa yang nantinya menerima BSM, tahun ini juga akan ada tambahan Rp200 ribu dari pengurangan subsidi BBM,” paparnya.




 

(lns)

shadow