Jawa Tengah & DIY

Pengemudi maut PO Nugroho terancam 6 tahun penjara

Eka Setiawan

Selasa,  14 Mei 2013  −  14:53 WIB
Pengemudi maut PO Nugroho terancam 6 tahun penjara
Bus maut PO Nugroho (Foto: Kaskus)

Sindonews.com - Pengemudi Bus PO Nugroho, nomor polisi H 1574 AG, Susanto (46), warga Jalan Kawi XI, RT1/RW3, Wonotingal, Semarang, tersangka insiden kecelakaan yang menabrak 11 kendaraan, dan menyebabkan tiga korban tewas beserta belasan luka - luka, terancam penjara enam tahun.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, AKBP Faizal, mengatakan tersangka dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Mengemudikan kendaraan bermotor menyebabkan orang luka-luka dan meninggal dunia, itu ancaman pidananya 6 tahun atau denda paling banyak Rp12juta," ungkapnya kepada Sindo, di Semarang, Selasa (14/5/2013).

Sejauh ini, penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas sudah memeriksa sekurangnya 14 saksi atas insiden maut di Jalan Dr Wahidin Semarang, Jumat (3/5) lalu.

"Berkas pemeriksaan masih proses, karena kami juga masih koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), nanti keterangannya akan dicocokan dengan keterangan pengemudi (tersangka)," tambahnya.

Terkait para korban, kata dia, pihak PO terus memberikan santunan. Sejauh ini sudah sekira 75 persen yang mendapat santunan.

"Pemilik PO, Saman Kadarisman, sudah 18 tahun mengelola bus tersebut, tersangka sampai saat ini masih berada di Markas Satlantas, karena terus mintai keterangannya," lanjutnya.

Sebelumnya, tersangka mengaku sebelum kecelakaan terjadi, sudah mengecek kondisi bus yang dikemudikannya. Semuanya dalam kondisi baik.

Bus yang dikendarainya adalah jurusan Bukit Kencana - Terminal Mangkang. Namun begitu sampai lokasi, sekitar tengah-tengah perjalanan, busnya tiba-tiba mengalami rem blong.

Di kondisi jalan yang menurun itu, busnya menghantam tiga mobil dan delapan sepeda motor baik searah maupun berlawanan. Begitu busnya berhenti, tersangka sempat menolong para korban sebelum menyerahkan diri ke pos polisi di sebelah selatan pusat perbelanjaan Java Mal.

 

(rsa)

shadow