Kalimantan & Sulawesi

Berkas dugaan korupsi SMK dilimpahkan ke Kejari

Berkas dugaan korupsi SMK dilimpahkan ke Kejari
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Dugaan korupsi pembangunan 11 ruangan baru SKMN 1 Sabbangparu, dilimpahkan oleh Unit Tindak pidana korupsi ( Tipikor ) Polres Wajo ke Kejari Sengkang.

"Saat ini berkas dalam penelitian JPU Sengkang," kata Kanit Tipikor Polres Wajo Ipda Rijal kepada SINDO, Rabu (8/5/2013).

Pada kasus dugaan korupsi pembangunan ruangan baru di SMKN 1 Sabbangparu tahun anggaran 2011 tersebut Unit Tipikor Polres Wajo menetapkan dua tersangka,

"Mereka yang ditetapkan sebagi tersangka adalah Kepala SMKN 1 Sabbangparu Sujasmin dan Konsultan Pengawas M Ashar," katanya.

Informasi yang dihimpun SINDO, menyebutkan, pembangunan ruangan baru di  SMKN 1 Sabbangparu tahun angaran 2011 lalu, menelan anggaran Rp1,4 miliar, dengan rincian, Rp700 juta bersumber dari APBD dan Rp700 juta dari APBN.

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan 11 ruangan baru, namun hingga kini pembangunannya belum rampung sedangkan dana dari APBN telah cair 100 persen.

Berdasarkan audit BPK jumlah kerugian berdasarkkan kerugian negara berdasarkan volume fisik sekitar Rp236 juta lebih.

Sementara itu kuasa hukum tersanga dugaan korupsi pembangunan ruangan baru SMK Negeri 1 Sabbangparu, Sujasmin, Sudirman mengaku kliennya akan mengungkap semua nama-nama yang terlibat dalam kasus tersebut.

(ysw)

views: 2.245x
shadow