Kalimantan & Sulawesi

Tak masuk daftar K2, honorer ngadu ke BKDD

Andi Indra

Rabu,  8 Mei 2013  −  17:32 WIB
Tak masuk daftar K2, honorer <i>ngadu</i> ke BKDD
Tenaga honorer di Polman sedang memeriksa daftar honorer K2. (andiindea/koransindo)

Sindonews.com – Badan Kepegawaian Diklat dan Daerah (BKDD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menerima sedikitnya 276 pengaduan selama masa uji publik tenaga honorer kategori dua (K2) berlangsung.

Banyaknya pengaduan tersebut, tercatat sebanyak 138 diantaranya adalah pengaduan tenaga honorer yang namanya tidak terakomodir atau tidak lulus verifikasi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) beberapa  waktu lalu.

“Ada 138 pengaduan yang namanya tidak terakomodir sesuai hasil verifikasi oleh BKN. Sementara, pengaduan lainnya karena adanya kesalahan data seperti nama, tanggal lahir dan lainnya,” ujar Andi Bustamin, Kepala Bidang Antusija BKDD Polman, Rabu (8/5/2013).

Dia menuturkan, hasil pengaduan tersebut, pihaknya telah menindaklanjuti dengan pertemuan dengan masing-masing SKPD guna meminta data tambahan yang menyangkut honorer K2.

Khususnya mengenai adanya pengaduan dari tenaga honorer yang merasa namanya tidak tercantum dalam hasil verifikasi yang diumumkan.

“Jika memang SKPD mengakui mereka adalah honorer yang mengabdi, tentunya harus disertai dengan data tambahan sebagi pendukung sesuai dengan yang dipersyaratakan dalam K2 untuk diusulkan kembali ke BKN,” tutur Andi Bustamin.

Andi menambahkan, untuk keperluan data tambahan terhadap mereka yang tidak terakomodir tersebut, batas waktu yang diberikan kepada SKPD paling lama hingga 15 Mei untuk segera menyampaikan kembali kepada BKDD.

 

(ysw)

shadow