Sumatera

Oknum polisi pemerkosa ditangkap Gegana Brimob

Oknum polisi pemerkosa ditangkap Gegana Brimob
Oknum polisi pelaku perampokan dan pemerkosaan digiring tim Gegana ke Mapolda Sumsel. (adesatiapratama/koransindo)

Sindonews.com - Bak sebuah adegan film, tim elit dari Satuan Brimob Polda Sumsel berhasil membekuk oknum anggota polisi yang kerap melakukan pemerasan sekaligus perkosaan terhadap korbannya.

Penyergapan yang dilakukan di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Rabu (1/5/2013) sekira pukul 13.00 WIB. Tim elit dari Satuan Brimob Polda Sumsel unit Gegana dibantu anggota Unit 1 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel mengepung empat orang tersangka dua diantaranya oknum polisi.

Kendati keempat tersangka berhasil masuk dalam jebakan Unit Gegana dan Unit I Subdit 3 Ditreskrimun, namun dua tersangka berhasil kabur. Salah satunya diduga oknum polisi bernama Oskar Haris serta satu warga sipil Ian Putra.
           
Sedangkan dua tersangka lainnya, seorang Duta Kayuagung  (bandit luar negeri asal Kayuagung) Miky Adwin (26) warga Desa Sidakersa, Kayuagung, Kabupaten OKI dan satu oknum polisi dari Polres OKI, Brigadir Hengki berhasil ditangkap petugas tak jauh dari lokasi pengerebekan di dekat SPBU Jakabaring Palembang.

Kasat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Adeni Mohan Daeng Pabali mengatakan, pihaknya hanya membackup Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel yang mengejar empat orang tersangka pemerasan dan pemerkosaan. Dua diantaranya merupakan anggota polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel.

“Atas laporan itulah, kita membackup dan berhasil menangkap satu tersangka yang merupakan oknum polisi dari Polres OKI. Satu tersangka lagi oknum polisi berhasil kabur, tetapi indetitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran,” ungkap Mohan saat dihubungi.
           
Terpisah Kanit I Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Anthoni Adhi menjelaskan, penangkapan tersangka pelaku pemerasan itu berdasarkan laporan korban ke SPKT Polda Sumsel beberapa hari lalu.

”Pertama laporan kasus dugaan perkosaan dan perampasan, korbannya Novi dan terakhir atas nama Febri dan Agung yang juga menjadi korban pemerasan dan penembakan para tersangka,” ungkap Anthoni di Mapolda Sumsel.

(ysw)

views: 2.891x
shadow