Pilkada

Bawaslu Pusat telusuri penyebab kerusuhan Pilkada Palopo

Son Rohim

Sabtu,  6 April 2013  −  18:37 WIB
Bawaslu Pusat telusuri penyebab kerusuhan Pilkada Palopo
Ilustrasi (okezone)

Sindonews.com - Saat ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat sedang menyelidiki penyebab kerusuhan Pilkada Kota Palopo yang menyebabkan sejumlah gedung perkantoran pemerintahan terbakar. Sayangnya, Bawaslu kecewa dengan sikap KPU Kota Palopo yang dinilai setengah hati mencari penyebab kerusuhan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Muhammad Alhamid sempat kecewa karena pertemuan yang dimediasi oleh KPU Kota Palopo terkesan direkayasa dan hasilnya informasinya subjektif. PAsalnya, KPU Kota Palopo tidak menghadirkan tim dari pasangan Hati dan pasangan JA.

"Apa ada koordinasi antar Muspida ketika melihat hasil perhitungan suara putaran kedua tersebut beda tipis," tanya Ketua Bawaslu Pusat Alhamid dalam pertemuan tersebut, Sabtu (6/4/2013).

Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf Abdul Hanis maupun Kapolres Kota Palopo AKBP Endang Rasidin menjawab senada bahwa selama putaran pertama dan putaran kedua Pilkada tidak ada koordinasi antar muspida yang dilakukan Pemkot Palopo.

"Koordinasi kurang sehingga tidak bisa mendeteksi secara dini ketika konflik tersebut," jawab Abdul Hanis.

Sementara, Kapolres Kota Palopo AKBP Endang Rasidin menyebutkan, kerusuhan terjadi akibat akar masalah diputaran pertama tidak segera dituntaskan oleh penyelenggara.

"Permasalahan tersebut semakin meningkat diputaran kedua," tegasnya.

Sayangnya Kapolres tidak mau menyebutkan langsung akar persoalan yang menjadi catatan polisi tersebut. Ia berjanji akan memberikan akar persoalan tersebut kepada Bawaslu Pusat ditempat yang steril. Dari akar persoalan yang tidak tuntas itulah  memicu kemarahan massa salah satu pendukung sehingga melakukan pembakaran.


(ysw)

views: 600x
shadow