Pilkada

Pilgub Jabar

Banyak warga golput di Majalengka

Banyak warga golput di Majalengka
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Tingginya angka masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) dinilai sebagai sebuah kejenuhan masyarakat.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Majalengka Supriatna, kecenderungan tersebut lantaran beberapa faktor yang menyebabkan pemilih merasa apolitis terhadap hajatan politik pemimpin daerah tersebut. Seperti, janji-janji kampanye para kandidat yang tak terpenuhi, sehingga membuat masyarakat merasa dibohongi.

Ke depan, ditegaskan dia, pihaknya akan lebih mengintesifkan lagi sosialisasi untuk Pilbup bulan September 2013 mendatang.

"Kalau sosialisasi, kami rasa sudah optimal. Ini bisa juga karena dengan waktu yang bersamaan ada halangan yang tidak bisa ditinggalkan," kata Supriatna, Jumat (1/2/2013).

"Ke depan, kami akan lebih maksimal lagi, agar partisipasi pemilih lebih meningkat lagi," tambah dia.

Sementara itu, hasil perhitungan suara di Majalengka, pasangan cagub-cawagub Nomor urut 5, Rieke-Teten (Paten) berada di urutan pertama, dengan memperoleh suara sebanyak 339.039 suara (50,28 persen). Disusul urutan kedua Aher-Deddy di urutan ke dua sebanyak 170.041 suara (25,22 persen).

Berada di urutan ke tiga pasangan Dede-Lex sebanyak 97.111 suara (14,40 persen), Yance-Tatang 59.668 suara (8,85 persen) dan Dikdik-Toyib sebanyak 8, 427 suara (1,5 persen) di urutan ke lima.

Sementara itu, dari hasil rapat pleno rekapitulasi yang digelar di gedung Gedung Graha Sindang Kasih tersebut, diketahui warga yang memiliki Hak Pilih namun tidak menggunakan hak pilihnya (Golput) sebanyak 257.272 Jiwa (27,09 Persen). Adapun jumlah Daptar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Jabar tanggal 24 Februari sebanyak 953.356 Jiwa.

(rsa)

views: 1.137x
shadow