Papua & Maluku

Ini kronologis penyergapan yang menewaskan 8 TNI

Ini kronologis penyergapan yang menewaskan 8 TNI
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Penyergapan yang dilakukan kelompok bersenjata kemungkinan orang terlatih. Karena dalam tempo singkat berhasil melumpuhkan anggota TNI yang bertugas di Distrik Tinggi Nambut dan Sinag, Kabupaten Puncak Jaya Papua.

Peristiwa dimulai saat Pos TNI di Maleo, Distrik Tinggi Nambut diserang kelompok bersenjata sekira pukul 09.30 WIT. Dalam kejaidan ini, dua anggota Kopasus terkena tembakan, yaitu Pratu Wahyu Prabowo Anggota Group 1 Kopasus tewas akibat timah panas menembus lehernya.

Sedangkan Lettu Infanteri Rezza Komandan Pos Satuan Tugas Bantuan (SATGASBAN) dari Kopasus terkena tembak di bagian lengan.

Mendapat kabar serangan tersebut, sejumlah anggota TNI bergerak memberikan bantuan. Namun ditengah perjalanan mereka disergap oleh kelompok bersenjata.

Di lokasi penyergapan di Distrik Sinag ini, sejumlah anggota TNI gugur. Mereka adalah Sertu, M. Udin, Sertu Frans, Sertu Edi mereka semua anggota anggota Kodim 1714/PJ. Kemudian Sertu Ramadhan, Praka Jojo Wiharja, Praka Wempi dan Pratu Mustofa semuanya adalah anggota Yonif 753/AVT. 

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel Infanteri Jansen Simanjuntak saat ditemui diruangannya, membenarkan hal tersebut,

“Saat itu, Pos Maleo diserang oleh kelompok sipil bersenjata. Rombongan yang rencananya akan memberikan bantuan, dihadang oleh kelompok tersebut dan terjadilah baku tembak,” katanya, Kamis (21/2/2013).


(ysw)

views: 3.118x
shadow