Jawa Timur

Terseret arus Sungai Welang

Korban kecelakaan Bus Tentrem ditemukan tewas

Arie Yoenianto

Selasa,  1 Januari 2013  −  18:18 WIB
Korban kecelakaan Bus Tentrem ditemukan tewas
Tim SAR terus mencuri korban Bus Tentrem di aliran sungai. (arieyoenianto/koransindo)

Sindonews.com - Seorang korban kecelakaan PO Bus Tentrem di jalur tengkorak di Desa Parerejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, ditemukan tewas setelah terseret arus sungai. Sementara seorang korban lain yang juga hanyut di sungai, masih terus dilakukan pencarian tim SAR.

Kedua korban adalah bapak dan anak, pengendara sepeda motor Supra Nopol W 4326 PA asal Sidoarjo. Abdul Kholik (40), ditemukan tewas tenggelam Selasa (1/1/2013) sekira satu kilometer dari lokasi tertabrak oleh Bus Tentrem. Sedangkan pencarian Ryan (9) terus diupayakan tim SAR gabungan dengan menyusuri hingga jalur Sungai Welang.

Saat kecelakaan terjadi, korban membonceng istri dan dua anaknya. Istri korban yang mengalami luka berat, harus dirujuk ke RSSA Malang. Sementara Rosyid (2) sempat terlunta-lunta karena terpisah dengan keluarganya. Balita malang ini sempat dititipkan dan dirawat seorang pedagang warung di depan Puskesmas Purwodadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengungkapkan, kerja keras tim SAR gabungan ini membuahkan hasil setelah menyusuri aliran sungai. Proses evakuasi korban memakan waktu lebih dari satu jam, karena medan ditemukannya mayat cukup menyulitkan tim SAR.

"Lokasi ditemukannya korban sangat sulit. Korban ditemukan sekitar 1 KM dari lokasi kecelakaan yakni dialiran Sungai Mamban, Purwodadi," kata Yudha Triwidya sasongko di lokasi, Selasa (1/1/2013).

Menurut Yudha Triwidya, pencairan korban tenggelam ini akan terus dilakukan hingga aliran sungai lanjutan di Sungai Welang. Tim SAR akan berusaha menemukan korban, meski aliran sungai cukup deras dan kondisi cuaca yang terus dibalut mendung dan hujan.

Kecelakaan dijalur tengkorak Malang-Surabaya ini terjadi kemarin sekira pukul 14.00 WIB. PO Bus Tentrem tujuan Surabaya yang mengangkut penumpang ini mengalami selip dan tercebur ke dasar sungai setelah berusaha menghindari sepeda motor yang melaju didepannya.

Kepala Pos Lantas Purwodadi, Aiptu Harnadi, mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi pada saat cuaca hujan tersebut diduga akibat pengemudi bus, Amak, warga Singosari Malang, tidak mampu menguasai laju kendaraannya.

Bus jurusan Malang Surabaya itu melaju dari arah yang sama yakni dari arah Malang. Sebanyak sembilan orang korban yang mengalami luka berat langsung dirujuk ke RSSA Malang.

 

(ysw)

shadow