Jawa Timur

Desak UMK 2013 jadi Rp2,2 juta

Buruh Sidoarjo kembali "kuasai jalan"

Pramono Putra

Kamis,  29 November 2012  −  13:23 WIB
Buruh Sidoarjo kembali
Ilustrasi demo buruh Sidoarjo. (abdulrouf/koransindo)

Sindonews.com - Elemen buruh di Sidoarjo kembali demo turun ke jalan sebagai ungkapan kekecewaan buruh terhadap Gubernur Jawa Timur yang menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2013 sebesar Rp1,7 juta.

Ratusan buruh tersebut mendesak agar gubernur mengubah UMK 2013 sesuai tuntutan mereka sebesar Rp2,2 juta.

Sekira lebih dari 500 buruh se-Sidoarjo siang ini kembali melakukan aksi demo turun jalan. Berbeda dengan aksi demo sebelumnya, dalam aksi buruh kali ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Polisi menurunkan Unit Tangkal untuk menghalau buruh yang hendak
melakukan aksi sweeping pabrik dan blokir jalan. Kali ini polisi akan bertindak tegas jika buruh melakukan aksi sweeping dan blokir jalan.

Akibatnya buruh tidak bisa berbuat banyak dan hanya melakukan aksi konvoi keliling jalan dari Sidoarjo menuju Kantor Gubernur Jatim di Surabaya.

"Kami tetap bergeming dengan keinginan kami agar pemerintah menetapkan UMK sebesar Rp2,2 juta," ujar Tarmidi dari perwakilan buruh dalam orasinya.

Tarmidi berjanji, akan terus menekan pemerintah dengan melakukan aksi massa sampai UMK 2013 terealisasi sebesar Rp2,2 juta.
 
Kendati mendapat pengawalan ketat, aksi konvoi buruh ini menyebabkan  jalur Surabaya-Mojokerto di Kawasan Taman-Sidoarjo lumpuh.

(ysw)

views: 683x
shadow