
Maha Deva
Sindonews.com - Masyarakat Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan Jumat 21 September 2012 besok, akan berbondong-bondong datangi DPRD.
Konfirmasi sementara yang diterima Sekber tidak kurang 1.000 orang diklaim siap mengikuti paripurna penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY pertama kali pasca pengesahan Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Koordinator Sekber Widihasto Wasana Putra mengatakan, antusiasme masyarakat untuk datang cukup tinggi. Hal tersebut dikarenakan, peristiwa penetapan kepala daerah tersebut sudah dinanti-nanti sejak lama oleh masyarakat.
"Kita mobilisasi, semua potensi dan elemen-elemen kita gerakkan untuk ke DPRD. Kurang lebih seribu orang. Ini situasi yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat, karena prosesnya sudah sangat lama," tandasnya, Kamis (20/9/2012).
Meski jumlah yang hadir cukup banyak, Hasto mengklaim, kehadiran masyarakat tersebut tidak akan mengganggu proses penyelenggaraan Paripurna Istimewa tersebut. Massa menurut Dia, tetap akan mengutamakan sidang berjalan dengan lancar dan aman.
Kehadiran masyarakat ditegaskannya, hanya bersifat mendukung penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum (KGPAA) Pakualam IX menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Dengan demikian, masyarakat akan mengikuti jalannya paripurna dari luar gedung.
Ditambahkannya, dari perencanaan yang dilakukan, Sekber juga akan menggelar panggung di halaman DPRD DIY. Rencananya di panggung tersebut akan ditampilkan hiburan kesenian tradisional seperti musik bambu, keroncong dan sebagainya.
"Kita sesuaikan dengan situasi. Kalau memang sudah rapur penetapan dan penyampaian visi misi Sultan, ya kita akan berhenti," tuturnya.
Jumat 21 September 2012 akan menjadi hari bersejarah dalam perjalanan panjang pemerintahan di DIY. Provinsi tersebut untuk pertamakalinya akan memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur hasil penetapan oleh DPRD DIY berdasarkan UU 13/2012 tentang Keistimewaan DIY yang telah disahkan beberapa waktu lalu.
(mhd)