WWF Minta Pemilik Kapal Tanker Ganti Kerusakan Terumbu Karang di Alor

Kamis, 03 Januari 2019 - 12:30 WIB
WWF Minta Pemilik Kapal...
WWF Minta Pemilik Kapal Tanker Ganti Kerusakan Terumbu Karang di Alor
A A A
ALOR - World Wide Fund (WWF) Indonesia mendesak pemilik Kapal Ocean Princes asal Singapura untuk menggantikan segala bentuk kerugian atas kerusakan sejumlah terumbu karang akibat kerusakan kapal yang terjadi di Tanjung Batuputih dan akhirnya kandas di Pantai Desa Aimoli depan Wisata Mangrove Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapal tanker yang sedang dalam pelayaran dari Singapura menuju Dili ibu kota Timor Leste itu karam pada Sabtu 29 Desember 2019, pukul 13.00 Wita di posisi GPS 08°10'944" LS 124°25'53T" BT.

Project Leader WWF Indonesia Muhammad Erdi Lazuardi mengatakan, pemeriksaan terhadap Capten Kapal Tanker Ocean Princess oleh Pengawas Perikanan Kabupaten Alor sudah dilakukan pada Rabu, 2 Januari 2019 kemarin. "Dan sampai hari ini kapal karam itu masih belum berhasil ditarik dari lokasi karamnya," katanya.

Di kondisi ini, WWF Indonesia berharap, perlu koordinasi dengan semua pihak terkait untuk melakukan investigasi mendalam terkait kejadian kejadian ini, yang tentunya sesuai kewenangan masing-masing.

Karena kewenangan perairan 0-12 mil berada di level pemerintah provinsi, maka proses ini bisa di'lead' oleh pemerintah provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan NTT. Apalagi kata dia, kejadian ini berada dalam kawasan Suaka Alam Perairan Selat Pantar yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Selain itu, kata dia, perlu dilakukan survei kerusakan terumbu karang dan pemantauannya pasca kapal berhasil ditarik dan menilai berapa kerugian akibat kerusakan itu.

"Biaya tersebut yang harus ditanggung oleh pemilik kapal untuk perbaikan ekosistem terumbu karang, termasuk jika ada kerugian yang dirasakan oleh masyarakat sebagai dampak dari kerusakan tersebut," katanya.

Memang perlu dilakukan penghitungan atas kerukanan eksositem yang sudah terjadi setelah kapal berhasil ditarik dari lokasi kandasnya. Upaya itu memang sedang dilakukan hingga saat ini.

"Usaha penarikan kapal dengan tugboat belum berhasil bahkan mendatangkan kapal tangker lagi untuk menarik kapal yang kandas pun masih belum berhasil sampai saat ini," katanya.

Dia mengaku telah dilakukan survei awal dampak kerusakan akibat kandasnya kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui BKKPN (Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional) Kupang dan DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kabupaten Alor.

Hasil awal yang diperoleh katanya, cukup banyak karang rusak akibat kandasnya kapal tersebut. Karang rusak didominsi karang massive.

"Dan ini tercatat di berita acara pemeriksaan dan akan diteruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan," timpalnya. terhadap semua kerugian, akan menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan pihak PT Ocean Tanker selaku pemilik kapal.
(sms)
Berita Terkait
Makhluk Laut Ini Sulap...
Makhluk Laut Ini Sulap Kapal Karam Jadi Terumbu Karang Buatan
KM Sabuk Nusantara 62...
KM Sabuk Nusantara 62 Kandas di Perairan Raja Ampat, Terumbu Karang Hancur
Begini Penampakan TNI...
Begini Penampakan TNI AL Selamatkan Kapal Nelayan di Kepulauan Seribu
Kapal Kargo Kandas,...
Kapal Kargo Kandas, Puluhan Hektar Terumbu Karang Dilaporkan Rusak
Kapal Kandas di Raja...
Kapal Kandas di Raja Ampat, KKP Kumpulkan Bukti Kerusakan Terumbu Karang
Tabrak Terumbu Karang,...
Tabrak Terumbu Karang, Kapal Cargo Bermuat Ribuan Ton Semen Ditahan Komunitas Selam
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
15 menit yang lalu
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
27 menit yang lalu
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
44 menit yang lalu
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
1 jam yang lalu
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved