alexa snippet

Bus Dibatalkan, Massa Aksi 212 asal Lampung Sewa Angkot ke Pelabuhan

Bus Dibatalkan, Massa Aksi 212 asal Lampung Sewa Angkot ke Pelabuhan
Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dari Provinsi Lampung telantar saat akan ke Jakarta untuk mengikuti aksi super-damai 212 yang akan dilaksanakan di Monas pada Jumat 2 Desember 2016. Foto/
A+ A-
BANDAR LAMPUNG - Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dari Provinsi Lampung telantar saat akan ke Jakarta untuk mengikuti aksi super-damai 212 yang akan dilaksanakan di Monas pada Jumat 2 Desember 2016.

Sekira 2.000 massa yang sudah berkumpul di Museum Lampung telantar sejak pagi lantaran pengelola bus membatalkan secara sepihak kendaraan yang sudah disewa.

"Panitia sudah memesan 22 bus, tapi dibatalkan. Sehingga hanya ada tujuh bus saja," kata Koordinator GNPF-MUI Lampung, Bukhori Abdul Somad, Kamis (1/12/2016).

Alasan pembatalan itu pun tidak diketahui secara pasti, karena menurut Bukhori, pihak pengelola bus tidak bisa menjelaskan secara rinci.

“Menurut mereka, ada intervensi dari oknum-oknum tertentu. Itu yang mereka katakan kepada kami. Tapi saya rasa teman-teman wartawan mengerti lah dengan kondisi yang ada karena dari Padang juga sempat tersendat-sendat keberangkatannya," katanya.

Bukhori menambahkan, meski bus dibatalkan, kepergian ke Jakarta tetap dilakukan dengan cara menyewa angkot ke Terminal Panjang. "Naik Tol Laut ke Pelabuhan Tanjung Priok dan lanjut long march ke Monas," katanya.



(sms)
dibaca 15.022x
loading gif
Top