alexa snippet

Jam Belajar, Delapan Pelajar di Ciamis Malah Main di Warnet

Jam Belajar, Delapan Pelajar di Ciamis Malah Main di Warnet
Delapan pelajar Ciamis terjaring razia Satpol PP. Koran SINDO/Dadang
A+ A-
CIAMIS - Sedikitnya delapan pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Ciamis diamankan oleh Satpol PP karena kedapatan sedang membolos di warung internet (Warnet), Jumat (25/11/2016) pagi.

Kasi Pengendalian dan Operasi Satpol PP Ciamis Yudi Brata Diwijaya menuturkan operasi penertiban anak sekolah tersebut dilakukan atas laporan dari masyarakat kepada Satpol PP, pada jam belajar mengajar sedang berlangsung masih banyak ditemukan para pelajar yang membolos dan malah nongkrong di Warnet.

Ironisnya pelajar yang kedapatan membolos ini bertepatan dengan Hari Guru yang jatuh tanggal 25 November.

"Kami langsung melakukan operasi ke sejumlah warnet di wilayah kota dan hasilnya ada beberapa pelajar yang sedang main internet," ujarnya saat ditemui usai operasi.

Kata dia, sebelum dilakukan penertiban para pelajar ini mengaku tidak masuk sekolah karena sedang acara di sekolahnya. Namun pihaknya tidak percaya begitu saja dan tetap membawa mereka ke kantor Satpol PP.

Setelah dihubungi ke sekolah yang dimaksud ternyata mereka berbohong padahal kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

Kedelapan siswa ini didapat dari dua warnet yakni warnet anugrah antara lain Epi dari YPS X, Gushendi Fadilah dan Septian SMAN 1 Ciamis, Kaisar Abdan dan Ilman Fauzi dari SMAN 2 Ciamis, Zidan Syamsul dari MAN 2 Ciamis, Rizky Maulana dan Muhammad Arip dari SMPN 7 Ciamis.

Setelah dibawa ke Kantor Satpol PP Ciamis kemudian mereka didata dan dilakukan pembinaan agar tidak membolos lagi.

Kemudian pihak sekolah dan orangtua masing-masing siswa dipanggil untuk menjemput anak didiknya.

"Operasi ini akan terus kita lakukan karena ini untuk menegakan sikap disiplin para pelajar itu sendiri," pungkasnya.



(nag)
dibaca 4.050x
loading gif
Top