alexa snippet

Polisi Air Gandeng Pawang Buru Buaya di Sungai Arut

Polisi Air Gandeng Pawang Buru Buaya di Sungai Arut
Seekor buaya muara besar tiba-tiba saja muncul di bantaran Sungai Arut, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng sejak Selasa kemarin hingga pagi tadi. Foto/MNC Media/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Buru buaya muara sepanjang tiga meter yang meresahkan warga bantaran Sungai Arut di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Polisi Air Polres Kobar menggandeng pawang, Rabu (19/10/2016).

Menurut Kasatpol Air Polres Kobar AKP Wawan Ariananda, pihaknya bersama warga Kelurahan Raja dan Kelurahan Mendawai menggandeng pawang untuk mencari buaya tersebut. Hal itu dilakukan karena buaya tersebut telah meresahkan warga di dua kelurahan selama dua hari ini.

"Kita ajak pawang untuk mencari tahu lokasi buaya. Kalau memang bisa kami minta sang pawang untuk menangkapnya atau paling tidak menggiringnya ke habitat aslinya," ujar AKP Wawan di Sungai Arut, Rabu (19/10/2016).

Selain itu, pihaknya hari ini juga gencar melakukan sosialisasi menggunakan kapal milik Polair menyusuri Sungai Arut. Polisi meminta warga supaya mengurangi aktivitas di sungai.

"Kita antisipasi saja supaya tidak memakan korban, karena buaya muara ini termasuk buaya yang ganas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seekor buaya muara besar tiba-tiba muncul di bantaran Sungai Arut, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah sejak Selasa (18/10/2016) hingga pagi tadi. Kejadian ini membuat warga ketakutan dan mencoba memburu buaya dengan tombak.



(zik)
dibaca 7.288x
loading gif
Top