alexa snippet

Oknum Polisi Arogan Patahkan Spion Mobil saat Kawal Gubernur Kalteng

Oknum Polisi Arogan Patahkan Spion Mobil saat Kawal Gubernur Kalteng
Salah seorang anggota Polantas Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng diduga memecahkan kaca spion mobil pengguna jalan raya saat mengawal Gubernur Kalteng di Jalan Udan Said Pangkalan Bun. (Ilustrasi/Sindonews)
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Tindakan anggota polisi yang diduga arogan di jalan raya kembali ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Kali ini menimpa salah seorang anggota polisi dari Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.

Salah satu anggota Satlantas Polres Kobar yang belum diketahui nama dan pangkatnya diduga memecahkan kaca spion mobil pengguna jalan raya. Kejadiannya ketika anggota polisi tersebut tengah melakukan Patroli Jalan Raya (PJR) di Jalan Udan Said Pangkalan Bun pada Selasa (27/9/2016).

Sang pemilik mobil yang menolak namanya dan kejadian tersebut di ekspose di media massa mengunggah foto kaca spion mobilnya yang pecah ke media sosial Facebook di group Berniaga Pangkalan Bun.

Dalam postingannya menyebut, spion mobilnya pecah oleh oknum polisi yang tengah melakukan pengawalan dengan menggunakan motor besar.

"Saya sudah mengiklaskan hal itu," jawab dia kepada MNC Media via pesan Facebooknya, Rabu (28/9/2016).

Sontak postingan tersebut dibanjiri komentar yang beragam dari anggota grup. Banyak kritikan dan komentar miring yang mengarah pada anggota polisi itu.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Kobar, AKP Asdini Pratama Putra menjelaskan, sejak awal anggota sudah menyalakan sirine dan rotator dalam pengawalan tersebut.

Namun salah satu mobil tersebut masih berada di tengah dan kurang ke pinggir. "Dengan adanya sirine itu supaya kendaraan di depan memberikan prioritas jalan," timpalnya di Mapolres, Rabu (28/9/2016).

"Anggota saya saat itu sedang ikut mengawal rombongan Gubernur Kalteng. Ketika itu ada mobil yang tidak sengaja kaca spionnya terkena tangan anggota hingga kacanya pecah, anggota saya juga jari telunjuknya terluka," imbuh perwira pertama ini.

Menurut dia, kejadian itu merupakan musibah yang tidak disengaja oleh anggota yang saat itu tengah melakukan pengawalan.

dibaca 142.905x
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top